Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
21 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
22 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
22 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
21 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
Makan Konate Menerima Kekalahan Lapang Dada
Sepakbola
23 jam yang lalu
Makan Konate Menerima Kekalahan Lapang Dada
Home  /  Berita  /  Olympic

Penyebab 2 Harimau Terpapar Corona Masih Misterius, Diduga Lewat Udara

Penyebab 2 Harimau Terpapar Corona Masih Misterius, Diduga Lewat Udara
Harimau Sumatera yang sempat terinfeksi COVID-19 di Ragunan. Foto: Pemprov DKI Jakarta
Minggu, 01 Agustus 2021 19:23 WIB

JAKARTA - Taman Margasatwa Ragunan menemukan kasus virus corona pada 2 Harimau Sumatera yang diberi nama Tino dan Hari pada 15 Juli lalu.

Humas Taman Margasatwa Ragunan, Bambang Wahyudi, mengatakan penyebab 2 harimau tersebut terpapar corona masih misterius. Namun, diduga dua harimau ini terpapar lewat udara.

"Nah ini yang masih menjadi misterius ya karena memang petugasnya tidak menunjukkan gejala COVID ya, petugasnya sehat semua, kemungkinan sih bisa jadi kan lewat udara ya," kata Bambang saat dihubungi kumparan, Minggu (1/8).

Bambang menjelaskan gejala awalnya terlihat sejak 9 Juli. Kondisi kesehatan Tino dan Hari menurun dan ada gejala batuk. "Gejala awal menurut petugasnya, terlihat sejak tanggal 9 juli menunjukkan gejala menurun ya, posisi kesehatannya menurun, kemudian nafsu makannya juga menurun, ada gejala batuknya," jelas dia.

Untuk itu, tim medis dari Taman Margasatwa Ragunan melakukan uji klinis dengan melakukan tes swab dan dibawa ke IPB.

"Dari tim medis kami melakukan uji klinis dengan mengambil sampel swab dari ingusnya [lubang hidung] itu. Kemudian, sampel itu dibawa ke IPB, dari sana itu sekitar tanggal 14 ya kemudian satu hari setelahnya hasilnya keluar dan terkonfirmasi terpapar virus," tukasnya.

Sementara itu, Bambang mengatakan tidak ada pegawai yang tertular virus corona dari 2 harimau tersebut. "Pegawainya tidak ada yang terpapar ya," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, SEA Games, Olympic, PON
wwwwww