Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Catatan IPO, Baliho Puan Hanya Dongkrak Popularitas tapi Tidak untuk Elektabilitas

Catatan IPO, Baliho Puan Hanya Dongkrak Popularitas tapi Tidak untuk Elektabilitas
Baliho Puan Maharani. (Foto: Istimewa)
Selasa, 10 Agustus 2021 21:10 WIB

JAKARTA - Berdasarkan catatan lembaga survei Indonesia Political Opinion (IPO), pemasangan baliho Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani hanya berdampak pada popularitas semata.

Dengan kata lain, masifnya baliho putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu tidak memilikinya dampak elektabilitas.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah, Selasa (10/8/2021). "Baliho belum pernah terbukti mampu meningkatkan elektabilitas, meskipun orientasi baliho cukup signifikan mempengaruhi popularitas. Artinya, baliho Puan memang tidak ditujukan untuk keterpilihan, melainkan hanya meningkatkan popularitas," kata Dedi Kurnia.

Menurut pengamat politik dari Universitas Telkom ini, meskipun popularitas Puan naik setelah pemasangan baliho di kota-kota besar di Tanah Air, namun itu hanya berfungsi sebagai legitimasi nama Puan Maharani sebagai calon yang diusung PDI Perjuangan. "Berfungsi sebagai legitimasi elite PDIP untuk proses keterusungannya dalam kontestasi (Pilpres 2024)," urainya.

"Sampai situ saya kira fungsi baliho bekerja dengan baik," demikian Dedi Kurnia.

Baliho Ketua DPR RI itu itu dalam beberapa bulan ini masif dipasang di berbagai jalan protokol Kabupaten/kota di Indonesia.

Paling banyak terpasang di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur yang menjadi basis PDIP. Baliho dipasang atas inisiatif anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan. Meski membantah terkait kepentingan Pilpres 2024, pemasangan gambar Puan dengan berbagai model itu sangat kental muatan kampanye sosok Puan yang digadang-gadang akan diusung PDIP di Pilpres 2024 nanti.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww