Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
22 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
22 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
21 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
21 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
21 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
21 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  SEA Games

Korona Termasuk Influenza, Sebutannya Masih Covid-19

Korona Termasuk Influenza, Sebutannya Masih Covid-19
Ilustrasi virus korona. (gambar: ist./covibook karya manuela)
Selasa, 10 Agustus 2021 18:13 WIB
JAKARTA - Negara Republik Indonesia belum bisa menyebut virus korona masuk kategori influenza tipe apa.

"Ini influenza, belum ada tipenya karena masih disebut penyakit Covid-19," kata Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi kepada GoNEWS.co, Selasa (10/8/2021).

Terkait hal ini, Kepala Lembaga Biologi dan Molekuler Eijkman, Prof. Amin Subandrio mengatakan, Covid-19 adalah penyakit dengan gejala mirip influenza, tapi penyebabnya bukan virus influenza melainkan virus korona.

"Namanya Influenza-Like IllnessĀ (ILI). Jadi penyakit yang mirip influenza," kata Amin.

Eijkman, diketahui meneliti virus korona sejak awal virus ini masuk ke Indonesia. Ia mengatakan, setidaknya dua jurnal ilmiah juga telah dihasilkan oleh Eijkman.

Sebelumnya, seorang Nakes (tenaga kesehatan) di salah satu rumah sakit yang menangani Covid-19 menyebut pada GoNEWS.co, Indonesia telah lama mengenal flu tipe A dan B. Meski virus korona masih terus diteliti, salah satu obat terapi flu yang ada sejak lama yakni Oseltamivir, digunakan juga sebagai obat terapi bagi pasien Covid-19.

Seperti diketahui, Covid-19 merupakan nama untuk penyakit yang disebabkan oleh virus korona. Virus ini diketahui pertama kali muncul di China pada 31 Desember 2019. Organisasi kesehatan dunia atau WHO lalu menetapkan nama Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) pada 11 Februari 2020.

Virus korona sendiri masih terus bermutasi. Menyusul ganasnya varian Delta, sebuah negara bahkan dikabarkan sudah menyebut virus itu dengan nama Delta.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, SEA Games, Nasional
wwwwww