Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
Sepakbola
24 jam yang lalu
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
2
Sesi Terakhir Wirasena Youth Camp 2026: Peserta Tulis Komitmen Nyata sebagai Penggerak
Kemenpora
24 jam yang lalu
Sesi Terakhir Wirasena Youth Camp 2026: Peserta Tulis Komitmen Nyata sebagai Penggerak
3
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
7 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Hukum
8 jam yang lalu
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Grand Design Olahraga Nasional Sebagai Pondasi Olahraga Indonesia

Grand Design Olahraga Nasional Sebagai Pondasi Olahraga Indonesia
Menpora Zainudin Amali. (Dok. Kemenpora)
Sabtu, 14 Agustus 2021 12:04 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga  (Menpora) Zainudin Amali mengatakan bahwa prestasi yang berjalan sekarang by accident tidak akan langgeng dan tidak akan berkesinambungan. Karena itu,  Grand Design Olahraga Nasional sangat dibutuhkan sebagai fondasi olahraga Indonesia.

Hal itu disampaikan Menpora Amali saat menjadi narasumber di acara Bincang Digital Nasional (Diginas) Tribun Network, Jumat (13/8/2021) malam dari secara virtual dari Kantor Kemenpora.

"Saya selalu sampaikan dengan bahasa sederhana pada publik bahwa grand design itu adalah pabrik. Artinya, prestasi itu harus diciptakan di pabrik, tidak bisa sembarangan menemukanya. Dan biasanya kalau kita menemukanya secara instan pasti tidak akan langgeng, tidak akan berkesinambungan. Tapi kalau kita design akan sistematik, terstruktur dan bisa melibatkan secara masif seluruh masyarakat. Pak Presiden Jokowi sampaikan penduduk Indonesia lebih dari 267 juta tapi kenapa kita kekurangan talenta," ucapnya.

Karena, menurut Pak Presiden, lanjut Menpora Amali, manajemennya yang salah. Karena itu, dirinya di minta untuk mereview total ekosistem olahraga nasional sehingga lahirlah Grand Design Olahraga Nasional. "Jadi grand design ini, kalau kita gunakan bahasa sederhana adalah pabrik. Berarti kalau kita mau buat gula butuh pabrik gula. Sebelum masuk ke pabrik kita butuh lahan untuk menanam tebu. Dari situ kita pilih raw material yang baik dan baru kita masukan ke dalam pabrik. Disitu prosesnya akan berjalan dan menghasilkan satu produk yang baik," katanya.

"Begitu juga dengan Prestasi. Sekarang kita punya PPLP di beberapa provinsi cuma memang belum terdesign. Nah, di grand design ini kita memutuskan sasaran utama kita adalah Olimpiade. Untuk Asian Games dan Sea Games hanya sebagai sasaran saja. Karena itu, cabang olahraga yang harus kita prioritaskan adalah cabang olahraga yang di pertandingkan di Olimpiade," tambahnya.

Menurut Menpora Amali, ada 13 masalah, terkait prestasi olahraga Indonesia. Salah satunya adalah masalah kebugaran. "Hasil survei menyatakan bahwa rata-rata kebugaran orang Indonesia dibawah standar kebugaran. Makanya begitu ada pandemi banyak tumbang. Secara ilmiah, ukuran orang bugar kalau minimal sehari melangkah 7000 langkah. Dan ternyata rata-rata orang Indonesia maksimal sehari melangkah hanya 3000-3500," katanya.

Sekarang bagaimana bisa menghasilkan generasi yang sehat dan bugar kalau dari hal-hal yang dasar saja tidak ada. "Dulu kita sebelum masuk kelas kita disuruh senam tapi sekarang sudah tidak ada. Hal-hal seperti ini yang membuat tingkat kebugaran masyarakat kita itu rendah. Dan ini harus kita pacu sehingga kita bisa mendapatkan bibit atau talenta yang sehat dan bugar. Hulunya ada disitu, dari situ dulu," ucapnya.

"Setelah itu baru bicara yang lain, sepeti tenaga kepelatihan, masalah sekolah atlet dan sebagainya. Dari situlah kita membuat Grand Design Olahraga Nasional. Grand design dibuat untuk jangka panjang. Jadi yang saya maksudkan Grand Design Olahraga Nasional adalah fondasi untuk olahraga Indonesia," tutupnya. ***

wwwwww