Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
15 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
15 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
14 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
14 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
15 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Indonesia Punya Tiga Commisioner dan Tujuh Wasit Berlisensi FIBA

Indonesia Punya Tiga Commisioner dan Tujuh Wasit Berlisensi FIBA
Selasa, 24 Agustus 2021 22:36 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Indonesia punya tiga commisioner dan tujuh wasit berlisensi FIBA untuk tahun pengesahan 2021-2023. Tiga commisioner itu adalah Hengky Istianto Has, Ibnu Susilo, dan Agus Waluyo. Sedangkan untuk wasit, empat di antaranya muka lama seperti Harja Jaladri, Haryanto Sutaryo, Budi Marfan, Rendra Lesmana. Kemudian untuk tiga lainnya nama baru macam Rendi Putera Dwiantino, Swara Yoga Sangara, dan Via Diah Rohmana.

"Ini jelas berita menggembirakan karena sesuai dengan ekspektasi kita. Mereka ini berlisensi FIBA sesuai nominasi yang kita kirimkan. Dan Puji syukur selain wasit FIBA dari Indonesia yang sudah existing sebelumnya, kali ini kita diberikan kepercayaan untuk bisa menambah wasit FIBA," ungkap Wakil Ketua Umum PP Perbasi Bidang Pembinaan dan Prestasi George F. Dendeng.

Dengan naiknya level lisensi mereka, George berharap, bisa membanggakan nama Indonesia di dunia, selain kita juga harap wasit yang saat ini bersertifikasi FIBA dapat memberikan transfer knowledge kepada rekan seprofesi di Indonesia. Ini karena mereka kini telah mempunyai kesempatan memimpin pertandingan dengan level yang lebih baik. Dengan begitu, diharapkan wasit-wasit kebanggaan Indonesia bisa terus naik level.

Ketua Bidang Perwasitan PP Perbasi Ilham Burhanuddin mengatakan, tidak mudah untuk mendapatkan lisensi FIBA. Para wasit pilihan itu harus memiliki jam terbang di kompetisi basket tertinggi Indonesia alias Indonesia Basket Ball League. Selain itu, mereka harus lolos tes fisik dan teori.

"Untuk fisik harus lolos bleep test 86 kali bolak balik bagi putera dan 66 kali bolak balik untuk puteri. Kemudian ada batas usia juga. Jika pengajuan baru harus dibawah 30 tahun sementara yang sebelumnya sudah punya lisensi FIBA maksimal 35 tahun," ucapnya.

Dikatakan Ilham, sebelum pengesahan ini PP Perbasi memiliki 102 wasit bersertifikasi Nasional. Yang sudah tersertifikasi FIBA ada sekitar 20 sampai 25 wasit. Tiga di antaranya masih aktif memimpin pertandingan di kasta tertinggi kompetisi basket nasional. ***

wwwwww