Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
17 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
17 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
17 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
17 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
17 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
16 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Paralimpiade Tokyo 2020

Penampilan Adyos dan Komet Sudah Maksimal Kata Bayu Widhie Hapsara Purba

Penampilan Adyos dan Komet Sudah Maksimal Kata Bayu Widhie Hapsara Purba
Pelatih para tenis meja Indonesia, Bayu Widhie Hapsara Purba. (Dok. NPC Indonesia)
Rabu, 25 Agustus 2021 21:28 WIB
Penulis: Azhari Nasution
TOKYO - Tiga atlet para tenis meja Indonesia tampil pada pertandingan yang digelar Rabu (25/8/2021). Peraih perak Paralimpide London 2021, David Jacobs meraih kemenangan sedangkan Komet Akbar dan Adyos Astan menelan kekalahan.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasiun, Jepang, David berhasil mengalahkan Luka Bakic dari Montenegro pada kategori TT10. Sayangnya, Komet Akbar yang juga tampil di TT10 dikalahkan Patryk Chojnowski (Polandia) dan Adyos Astan (TT4) takluk dari Abdullah Ozturk dari Turki.
Pelatih para tenis meja Indonesia, Bayu Widhie Hapsara Purma tetap mengapresiasi penampilan Komet dan Adyos yang gagal merebut poin penuh. Meskipun takluk dari lawan-lawannya, Bayu Widhie Hapsara Purba menilai permainan kedua atlet tersebut telah maksimal.
"Komet dan Adyos telah menunjukan penampilan terbaik mereka hari ini. Apa yang mereka latih selama ini sudah dikeluarkan dalam pertandingan tadi. Namun sayangnya lawan yang mereka hadapi hari ini mempunyai kualitas permainan yang lebih bagus," terang Bayu.

Selanjutnya ketiga atlet para tenis meja itu akan melakukan pertandingan kedua di babak penyisihan grup pada Kamis, 26 Agustus.

Bayu berharap David bisa mempertahankan performa bagusnya itu sedangkan Komet dan Adyos diharapkan lebih fokus dan tidak gugup saat bertanding.

"David sudah tampil bagus pada pertandingan pertama ini. Ia mampu mengontrol permainan. Semoga besok ia bisa mempertahankan permainan bagus, tenang dan enjoy dalam bermain," harap Bayu.

"Saya berharap bagi Komet dan Adyos untuk pertandingan selanjutnya harus percaya diri main jangan tegang. Mungkin karena ini mungkin merupakan Paralimpiade pertama mereka jadi agak sedikit tegang," ucap Bayu.

Selanjutnya, David akan berhadapan dengan Jose Manuel Ruiz Reyes dari Spanyol. Komet akan berhadapan dengan Gille de la Bourdonnaye dari Prancis sedangkan Adyos akan melawan Rafal Lis dari Polandia. ***

wwwwww