Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
14 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
15 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
15 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Voli

Gus Menteri Kejar Target 2024 Kemiskinan Ekstrim 0 Persen

Gus Menteri Kejar Target 2024 Kemiskinan Ekstrim 0 Persen
Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar di Padang Pariaman, Sumbar, Rabu (27/8/2021). (gambar: tangkapan layar video antara)
Sabtu, 28 Agustus 2021 07:13 WIB
PADANG PARIAMAN - Menteri Desa PDTT (Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi), Abdul Halim Iskandar alias Gus Menteri mengungkapkan, saat ini pemerintah berupaya agar kemiskinan ekstrim di Indonesia berada di angka 0 persen pada 2024.

Rabu lalu, Ia mengunjungi beberapa daerah di Sumatera Barat dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional di level desa yang muaranya adalah penurunan tingkat kemiskinan ekstrim.

Dalam arahannya di Padang Pariaman, Halim menyebut, pemulihan ekonomi harus digerakkan di desa dengan berfokus pada Desa Wisata dan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa).

Halim menjelaskan, konsep utama dalam pemulihan ekonomi level desa adalah meningkatkan ekonomi desa lewat dua prinsip penurunan kemiskinan. Dalam upaya penurunan kemiskinan di tingkat desa, saat ini pemerintah tengah melakukan beberapa proyek percontohan penurunan kemiskinan ekstrim untuk 7 provinsi di Indonesia. Dari masing-masing provinsi itu dipilih 5 daerah proyek percontohan mulai dari tingkat provinsi hingga desa.

Ditargetkan, pada 2024 nanti, kemiskinan ekstrim di Indonesia bisa berada di angka 0 persen.

"Ini akan menjadi suatu pilot project yang target Presiden Jokowi adalah di 2024 nanti kemiskinan ekstrim di Indonesia sampai pada titik nol persen," kata Halim di Padang Pariaman, sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari Antara, Sabtu (28/8/2021).

Terkait dua prinsip penurunan kemiskinan tersebut, Halim menjelaskan, pertama yaitu pengurangan pengeluaran bagi keluarga miskin. Sehingga pengeluaran keluarga miskin di desa untuk hal-hal seperti kesehatan yang sudah dijamin pemerintah lewat KIS (Kartu Indonesia Sehat) serta pendidikan dengan KIP (Kartu Indonesia Pintar) semakin kecil.

Sementara prinsip kedua adalah peningkatan pendapatan dengan mendorong geliat perekonomian desa melalui Desa Wisata dan BUMDes.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:Antara
Kategori:Ekonomi, Voli, Nasional, Sumatera Barat
wwwwww