Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
23 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
23 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
5 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
23 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
6
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
24 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Pompa Semangat Kader, Muhaimin Yakin PKB Minimal Juara Dua di Pemilu 2024

Pompa Semangat Kader, Muhaimin Yakin PKB Minimal Juara Dua di Pemilu 2024
Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar. (foto: Istimewa)
Minggu, 29 Agustus 2021 10:46 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

KENDARI – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus melakukan konsolidasi dan penguatan organisasi dalam rangka menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) menyatakan tekadnya agar PKB bisa memenangkan Pemilu 2024 atau minimal bisa meraih posisi dua besar.

"Kita bersyukur berbagai hasil survei posisi PKB cukup bagus, ada di tiga besar bahkan ada yang menyebutkan dua besar. Sampai pemilu nanti, kita harus memenangkan pemilu, minimal bisa rebut juara dua pada Pemilu 2024,” ujar Gus Muhaimin saat memberikan arahan secara virtual pada Pengukuhan dan Penandatanganan Pakta Integritas DPC PKB se-Sulawesi Tenggara (Sultra), serta Coaching Clinic Pencalegan Dini DPW PKB di Kota Kendari, Sultra, Sabtu (28/8/2021).


Dikatakan Muhaimin, PKB harus bisa menjadi kekuatan pembaharu dan pembeda serta menjadi jalan keluar atau harapan baru di tengah kondisi stagnasi politik, ekonomi, dan berbagai ancaman akibat pandemi Covid-19 saat ini. "Kondisi ekonomi mengalami stagnasi, pemerintahan yang tak berdaya. Saya melihat akan terjadi ada pemerintah daerah yang tidak berdaya mengatasi keadaan sulit karena cara kerjanya salah. DPC-DPC PKB harus terus mencermati kinerja pemerintahan di daerah masing-masing," tuturnya.

Muhaimin mengajak seluruh kader, pengurus dan simpatisan PKB untuk terus bersama-sama membangun komitmen dalam rangka memenangkan PKB. "Kalau di Sultra, kita harus bangun komitmen memenangkan PKB. Tahun 2024 kita harus ada anggota DPR RI dari Sultra," tuturnya.

Untuk mencapai berbagai target yang ditetapkan, kata Gus Muhaimin, seluruh anggota DPR RI, DPRD I, dan DPRD II dari PKB untuk terus bekerja sesuai fungsi dan tanggungjawabnya. "Ketua DPC PKB se-Indonesia agar tidak pernah berhenti mendekatkan PKB di hati masyarakat. PKB harus bersama denyut nadi dan partisipasi politik rakyat," urainya.

Muhaimin yang juga Wakil Ketua DPR RI meminta seluruh DPC dan DPW PKB untuk terus berinovasi untuk mencari cara-cara yang kreatif dan terjebak formalitas atau ritual. "Hadirkan PKB secara inklusif, cair, nyambung dengan apa yang terjadi di masyarakat. Kalau bikin acara, harus betul-betul yang bisa menjadikan PKB mudah diakses, mudah ditempuh untuk berkomunikasi. Kalau memungkinkan bisa membantu apa yang dibutuhkan masyarakat," katanya.

Menurut Muhaimin, komunikasi yang tepat akan memiliki dampak yang sangat luas. "Komunikasi kita, kehadiran kita harus bisa nyambung. Prinsip-prinsip komunikasi, berikan pendidikan politik, pencerdasan politik, dan pendewasaan politik," urainya.

Selain komunikasi yang efektif, kata Muhaimin, PKB harus mampu menjadi jembatan dan sarana untuk menindaklanjuti harapan dan aspirasi masyarakat kepada lembaga-lembaga terkait. "Komunikasi ini menjadi penting untuk menyerap dan menyampaikan ke pihak-pihak terkait. Misalnya aspirasi tentang penderitaan seorang petani yang tanahnya digusur, tersalurkan melalui parpol dengan tepat. Jangan didiamkan. PKB harus hadir dan membawa dan menyuarakan masalah itu. Bagaimana PKB bisa menjadi penyalur aspirasi masyarakat," tandasnya.

Komunikasi ketiga, yakni bagaimana agar warga pemilih PKB merasa nyaman dan mendapatkan kebutuhan-kebutuhan politik. Seperti informasi yang dibutuhkan masyarakat. Kedua, bagaimana PKB memberikan arah, ide, dan gagasan agar mereka ikut satu barisan bersama PKB. Ketiga, pengorganisasian melalui komunikasi yang efektif sampai ke masyarakat, baik komunikasi secara langsung atau melalui berbagai media komunikasi baik WhatsApp (WA), Facebook, Instagram, dan beragam medsos lainnya.***

wwwwww