Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
21 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
21 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
21 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
21 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Beladiri

Nekat Beraksi di Siang Bolong, Maling Motor Terekam CCTV

Nekat Beraksi di Siang Bolong, Maling Motor Terekam CCTV
Ilustrasi rekaman CCTV. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 04 September 2021 00:12 WIB

SURABAYA - Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) kembali terjadi. Kali ini aksi curanmor terjadi di depan toko Jl Raya Pantai Lama, Surabaya, Jumat (3/9/2021) siang.

Curanmor tersebut terekam kamera pengintai atau Closed Circuit Television (CCTV). Aksi pelaku yang terbilang nekat ini hanya membutuhkan hitungan detik untuk dapat menggondol Beat putih L 5692 CH milik Anjasmara (23).

Dalam tayangan CCTV berdurasi 19 detik itu, pelaku terlihat jelas mengenakan jaket, celana dan helm. Dia datang dari arah seberang toko. Aksinya sempat dipergoki oleh korban, Anjas. Dia sempat mengejar pelaku, namun sayangnya pelaku berhasil meloloskan diri. Pria misterius itu langsung tancap gas.

"Saya dengar suara mencurigakan. Pas keluar, motor saya sudah dibawa kabur. Saya lari mengejar pelaku tapi tidak berhasil dan kehilangan jejak,” kata korban, Jumat (3/8/2021).

Dalam kesaksian korban, pelaku berjumlah dua orang. Salah satu pelaku memantau kondisi, namun tak terekam kamera CCTV. Sedangkan satu pelaku lagi bertindak sebagai eksekutor. "Pelaku dua orang. Sudah lapor usai kejadian di Polsek Kenjeran," tambahnya.

Kanit Reskrim Polsek Kenjeran Iptu Suryadi saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan. "Saya cek dulu di SPKT ya. Ini masih Lidik (penyelidikan) di luar," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Jawa Timur
wwwwww