Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
12 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
13 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
13 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Yakin Tak Ada Amandemen, Zulhas: 5-10 Tahun Belum Selesai Satukan Isi Kepala

Yakin Tak Ada Amandemen, Zulhas: 5-10 Tahun Belum Selesai Satukan Isi Kepala
Wakil Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan. (Foto: Istimewa)
Minggu, 05 September 2021 05:27 WIB

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan meyakini tidak bakal amandemen UUD 1945 terjadi. Pada saat menjadi Ketua MPR RI 2014-2019, amandemen terbatas UUD 1945 saja tidak terjadi. Apalagi, saat ini dimana banyak beda pendapat mengenai amandemen.

"Kalau di zaman saya sudah memungkinkan untuk amandemen tidak terjadi, apalagi sekarang. Waduh sekarang masing-masing kepala sudah berbeda-beda," kata politikus yang akrab disapa Zulhas dalam diskusi daring, Sabtu (4/9/2021).

Menurutnya, dalam waktu 5-10 tahun ke depan amandemen tidak bakal akan terjadi. Sebab sulit untuk menyatukan semua pihak untuk sepakat. "Semua orang kepalanya isinya beda-beda untuk menyatukan itu saja saya kira 5-10 tahun belum selesai," ujar Zulhas.

Maka itu, sulit amandemen terjadi di sisa masa jabatan MPR RI yang tinggal 2-3 tahun lagi. "Jadi menurut saya amandemen ini kan sudah 2 tahun tinggal 3 tahun lagi MPR itu menurut saya sulit untuk terjadi kalau dikatakan tidak mungkin. Jadi sulit sekali," kata Zulhas.

Selain itu, Zulhas menegaskan bahwa tidak ada wacana pembahasan perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode di MPR RI. "Bukan soal presiden 3 periode enggak ada yang bicara 3 periode baik di MPR sebelum saya, masa saya masa sekarang belum ada pembicaraan-pembicaraan itu. Jadi ini kecampur-kecampur saja saya kira," tegas Ketum PAN ini.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww