Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
19 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
24 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
5
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Kriminal

Parlemen Indonesia Bicara Pentingnya Mekanisme Pooling Sumber Dasar Kesehatan Dunia

Parlemen Indonesia Bicara Pentingnya Mekanisme Pooling Sumber Dasar Kesehatan Dunia
Ketua DPR RI, Puan Maharani. (foto: dok. liputan6)
Senin, 06 September 2021 13:34 WIB
WINA - Ketua DPR RI, Puan Maharani berpandangan, dunia perlu memiliki mekanisme pooling (mengumpulkan) berbagai sumber dasar kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Ketua parlemen Indonesia itu dalam Konferensi Pimpinan Parlemen Dunia Kelima atau Fifth World Conference of Speakers of Parliament/WCSP di Wina, Austria.

Puan menjelaskan, sumber dasar kesehatan yang Ia maksud dimulai dari obat-obatan, peralatan kesehatan hingga vaksin yang dapat didistribusikan secara cepat jika terjadi krisis kesehatan di berbagai negara.

"Pandemi ini harus menjadi momentum untuk memperkuat Ketahanan Kesehatan dan kesiapan untuk menghadapi pandemi serupa yang mungkin terjadi di masa depan," kata Puan dikutip GoNEWS.co dari rilisnya, Senin (6/9/2021).

Puan mengatakan, hal ini tentunya membutuhkan sinergi apik antara tiap-tiap parlemen dan pemerintah.

Sebagai informasi, Fifth WCSP merupakan forum yang digelar oleh IPU Inter-Parliamentary Union atau IPU (organisasi internasional beranggotakan parlemen-parlemen dari negara-negara berdaulat, yang bekerjasama dengan Austria National Council).

Karena WCSP ke-5 ini akan berlangsung hingga 8 September 2021 maka perempuan kelahiran Jakarta 6 September 1973 itu praktis berada di Austria.

Tak ada yang perayaan khusus menandai usia Puan yang genap 48 tahun saat ini. Berada di negeri orang dalam misi parlemen, hanya ucapan selamat yang diterima Puan dari keluarga di Tanah Air lewat sambungan telepon, dan ucapan langsung dari sesama delegasi dan staf DPR yang ikut bertugas.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:SEA Games, Kriminal, Basket
wwwwww