Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
23 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
23 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
3
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
23 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
4
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
23 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Nasional

Tommy Soeharto Menang Lagi Lawan KemenkumHAM

Tommy Soeharto Menang Lagi Lawan KemenkumHAM
Tommy Soeharto dalam suatu kesempatan 2019 silam. (foto: ist.)
Senin, 06 September 2021 11:39 WIB
JAKARTA - PT TUN (Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara) Jakarta menguatkan putusan tingkat pertama yang membatalkan SK Kemenkumham soal pengurus Partai Berkarya dengan Ketum Muchdi PR.

Artinya, Tommy Soeharto kembali mengalahkan Menkumham soal kepengurusan Berkarya.

"Menerima permohonan banding dari Pembanding/Tergugat dan Pem-banding/Tergugat II Intervensi tersebut. Menguatkan Putusan PengadilanTata Usaha Negara Jakarta Nomor 182/G/2020/PTUN. JKT.tanggal 16 Pebruari 2021yang dimohonkan banding tersebut," demikian bunyi putusan PT TUN Jakarta dikutip dari detik.com (6/9/2021).

"Menghukum Pembanding/Tergugat dan Pembanding/Tergugat II Intervensi untuk membayar biaya perkara di kedua tingkat peradilan secara tanggung renteng, untuk tingkat banding ditetapkan sebesar Rp 250.000," kata majelis hakim yang diketuai oleh Sulistyo dalam perkara yang terdaftar dengan nomor 115/B/2021/PT.TUN.JKT.

Sebagai pengingat, pada 17 Februari 2021 lalu PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) Jakarta memutuskan, keputusan MenkumHAM RI nomor M. HH-16.AH.11.01 tahun 2020 tentang Pengesahan Perubahan AD ART Partai Berkarya tanggal 30 Juli 2020, batal.

"Batal Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M. HH-17.AH.11.01 Tahun 2020 tentang Pengesahan Perubahan Susunan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Beringin Karya (Berkarya) Periode 2020-2025 tanggal 30 Juli 2020," kutipan keputusan tersebut.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:Detik.com
Kategori:Beladiri, Metropolitan, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww