Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
24 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
17 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
15 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
15 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Paralimpiade Tokyo 2020

Leani Ratri Oktila Puji Presiden dan Menpora Setarakan Atlet Olimpiade dan Atlet Paralimpiade

Leani Ratri Oktila Puji Presiden dan Menpora Setarakan Atlet Olimpiade dan Atlet Paralimpiade
Leani Ratri Oktila (Dok. Kemenpora)
Selasa, 07 September 2021 16:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Atlet Para Badminton Leani Ratri Oktila peraih 2 medali emas dan 1 medali perak di Paralimpuade Tokyo 2020 merasa senang dengan adanya kesetaraan atlet dan tidak dibedakan lagi antara atlet olimpiade dengan atlet paralimpiade.

"Saya senang, karena sekarang ini tidak ada lagi perbedaan antara atlet olimpiade dengan atlet paralimpiade,” kata Leani Ratri Oktila di VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta, Selasa (7/9/2021) dini hari.

Perubahan itu dia rasakan di era presiden Joko Widodo dan Menpora Zainudin Amali, hal itulah yang memacu pihaknya untuk terus berprestasi. “Saya benar-benar merasa disetarakan. Saya mengucapkan terimakasih kepada Presiden Jokowi dan Menpora Amali. Kami benar-benar bisa berlatih dan ini membuat kami lebih semangat," ucapnya.

Terkait hasil Paralimpiade Tokyo 2020, Leani Ratri Oktila mengaku merasa puas dan hasil kerja kerasnya dalam latihan selama ini di Pelatnas membuahkan hasil.

“Perjuangan dan hasil latihan saya tidak sia-sia. Ini hasil yang sangat memuaskan bagi saya,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun yang menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas dukungan dan perhatian Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali dan Presiden Jokowi sehingga para atlet NPC dapat meraih prestasi di Paralimpiade Tokyo 2020.

“Terimakasih kepada semua yang telah mensupport kami NPC untuk berjuang di Tokyo. Keberhasilan yang kami raih saat ini atas kebijaksanaan bapak Menteri Zainudin Amali yang telah memberikan kelonggaran yang luar biasa untuk atlet NPC,” kata Senny Marbun.

Senny menjelaskan, Menpora Amali dan Jokowi menyetarakan atlet paralimpiade maupun olimpiade. Bahkan menurutnya, Menpora Amali terus mendukung dan memerintahkan pihaknya di NPC untuk mengikuti setiap single event di mancanegara untuk memenuhi kualifikasi dan bisa lolos ke Paralimpiade Tokyo 2020 dan akhirnya meraih 9 medali yakni 2 emas, 3 perak, dan 4 perunggu.

“Ini adalah capaian yang sangat luar biasa. Tanpa campur tangan bapak Zainudin Amali tidak mungkin tercapai,” pungkasnya.

Sementara itu, Menpora Amali menegaskan bahwa posisi semua atlet sama baik olimpiade maupun paralimpiade. Hal itu sudah tertuang dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) sebagai pedoman dalam pembinaan atlet jangka panjang.

“Posisi atlet Olimpiade dan Paralimpiade saat ini sejajar. Pemerintah menaruh perhatian yang sama bagi atlet Olimpiade maupun Paralimpiade. Diharapakan masyarakat juga bisa menberikan dukungan yang sama bagi keduanya,” katanya.( ***

wwwwww