Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
22 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
23 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
6
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
23 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Home  /  Berita  /  Voli

Menpora Amali Senang UNP Tempatkan Kewirausahaan Jadi Mata Kuliah Wajib

Menpora Amali Senang UNP Tempatkan Kewirausahaan Jadi Mata Kuliah Wajib
Menpora Amali. (Dok. Kemenpora)
Jum'at, 10 September 2021 14:16 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali membuka kegiatan Kuliah Kewirausahaan Pemuda, yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Universitas Negeri Padang (UNP) secara virtual, Jumat (10/9/2021) dari Kantor Kemenpora. Kegiatan ini mengangkat tema "Strategi Meningkatkan Kapasitas Usaha".

Dalam sambutannya, Menpora Amali mengaku senang, karena UNP menempatkan kewirausahaan menjadi mata kuliah wajib. "Saya sangat senang dan apresiasi Pak Rektor dan seluruh civitas akademika UNP yang telah menempatkan kuliah kewirausahaan menjadi mata kuliah wajib," katanya.

Sebab, lanjutnya, salah satu ukuran kemajuan perekonomian suatu bangsa ditunjukkan dengan besarnya prosentase dari masyarakat yang bergerak di bidang kewirausahaan.

"Begitu juga di Kemenpora, bahwa Kemenpora berkonsentrasi di 5 program prioritas Kemenpora. Salah satunya adalah program prioritas pemberdayaan pemuda menjadi kreatif, inovatif, mandiri dan berdaya saing serta menumbuhkan semangat kewirausahaan, jadi fokus kami jelas," ucapnya.

Dengan dasar program-program prioritas itu, lanjutnya, maka Kemenpora menjalankan kegiatan-kegiatannya. Salah satunya adalah penumbuhan minat wirausaha di kalangan pemuda khususnya para mahasiswa yang ada di perguruan tinggi.

"Mahasiswa harus kita persiapkan dengan benar-benar, selain mereka kita bekalkan dengan kemampuan akademik tapi juga harus ada tambahan bekal buat mereka yakni kemampuan kewirausahaan," katanya.

Sebab, menurutnya, begitu mereka lulus dari perguruan tinggi, mereka akan berhadapan dengan persaingan yang luar biasa. "Persaingan dengan sesama lulusan perguruan tinggi negeri, persaingan dengan sesama dari perguruan tinggi swasta, belum lagi akan bersaing dengan saudara-saudaranya yang sekarang ini sedang menempuh pendidikan di luar negeri," jelasnya.

"Apalagi kedepan, kita akan berhadapan dengan bonus demografi. Kalau kita tidak persiapkan para mahasiswa dimana usia produktif akan lebih banyak, maka bonus demografi ini akan menjadi mudharat buat bangsa ini. Sehingga kita harus merubah paradigma bahwa lulusan perguruan tinggi bukan pencari kerja tapi menjadi job creator (menciptakan lapangan pekerjaan)," tuturnya.

Sementara itu, Rektor UNP H. Ganefri juga menyampaikan apresiasi kepada Kemenpora yang sudah bekerjasama dalam membuka mahasiswa melalaui kuliah kewirausahaan Pemuda .

"Kami menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas program Kemenpora terkait dengan pembinaan pemuda melalui kuliah kewirausahaan pemuda. Kuliah kewirausahaan ini bagian dari implementasi kerjasama Kemenpora dengan UNP," katanya.

Lebih lanjutnya, Ia mengatakan bahwa UNP selalu mengikuti inovasi-inovasi yang dilakukan oleh Kemenpora dalam usahanya meningkatkan peran pemuda dalam mengisi kemerdekaan bangsa ini dalam rangka menuju Indonesia emas tahun 2045.

"Kegiatan ini merupakan salah satu kekuatan bagi kita untuk mengisi bonus demografi yang sebentar lagi akan diperoleh oleh negara ini. Saya kira kegiatan ini sangat diperlukan. Kalau kita tidak bisa mempersiapkan pemuda-pemuda yang terampil tentunya akan menjadi sebuah malapetaka bagi bangsa ini," jelasnya. ***

Kategori:Umum, Voli, DKI Jakarta
wwwwww