Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
9 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
11 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
5 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
6 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
10 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Voli

Pemkot Langsa Tak Punya Anggaran Lagi untuk Bayar Insentif Nakes

Pemkot Langsa Tak Punya Anggaran Lagi untuk Bayar Insentif Nakes
Ilustrasi tenaga kesehatan. (foto: Istimewa)
Sabtu, 11 September 2021 01:52 WIB

JAKARTA - Pemerintah Kota Langsa mengaku tidak memiliki anggaran lagi untuk membayar insentif tenaga kesehatan (nakes). Pemerintah setempat terpaksa mengadu ke Gubernur Aceh, Nova Iriansyah untuk mencari solusi.

Wakil Wali Kota Langsa Marzuki Hamid mengatakan, belum dibayarnya insentif nakes karena daerah itu tidak lagi memiliki anggaran akibat dua kali adanya pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) senilai Rp50 miliar. Dana tersebut awalnya direncanakan untuk membayar insentif nakes.

Pemerintah Langsa pun sempat ditegur Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian karena belum membayar insentif nakes selama 6 bulan.

"Jadi Langsa membutuhkan bantuan keuangan dari provinsi sekitar Rp30 miliar, yang di antaranya untuk dipakai membayar insentif tenaga medis," kata Marzuki Hamid, Jumat (10/9).

Menanggapi permintaan pemerintah Kota Langsa itu, Gubernur Aceh mengatakan sudah menyampaikan kepada seluruh bupati dan wali kota se-Aceh bahwa pemerintah Aceh setuju untuk membantu kabupaten/kota.

"Namun harus dengan tiga syarat. Pertama adalah sesuai dengan perundang-undangan dan ruang fiskal tersedia," ujarnya.

Nova menyebut jika dua persyaratan itu tercukupi Pemerintah Aceh siap membantu Langsa dan kabupaten/kota lain.

"Syarat ketiga, mekanismenya harus melalui APBA perubahan. Di level kebijakan kita sudah bicara. Ketika masuk ke teknis ya tiga syarat itu harus tercukupi dulu. Jika tercukupi kita bantu," pungkasnya.

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, SEA Games, Aceh
wwwwww