Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
12 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
14 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
9 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
5
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
7 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
7 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Beladiri

Pengakuan Penyerang Ustaz di Batam: Saya Komunis!

Pengakuan Penyerang Ustaz di Batam: Saya Komunis!
Pelaku saat digelandang petugas ke Polres Balerang. (Foto: istimewa)
Senin, 20 September 2021 22:23 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

BATAM - Insiden penyerangan pada ustaz belakangan ini kembali muncul. Di Tangerang, seorang ustaz ditembak hingga meninggal, kasus serupa juga terjadi pada Senin (20/9/2021) di Batam, Kepulauan Riau, dan pelakunya mengaku komunis.

Seorang Ustaz bernama Abu Syahid Chaniago diserang saat ceramah di masjid lho. Setelah ditangkap dan diperiksa polisi, penyerang Ustaz Abu Syahid itu tidak banyak bicara. Namun dengan tegas dia mengatakan "Saya Komunis,".

Lalu apa motif dari penyerang ustaz tersebut?. Polisi masih terus mendalami insiden penyerangan pendakwah di Batam itu. Kenapa dia bilang dan ngaku komunis.

Dalam pemeriksaan, penyerang ustaz tersebut nggak banyak bicara. Yang mengejutkan dia bilang adalah komunis. "Saya komunis," begitu kata pria penyerang ustaz Abu Syahid mengulang pernyataannya di ruang pemeriksaan penyidik Polres Barelang.

Polisi masih menggali keterangan dari korban, yakni Ustaz Abu Syahid Chaniago. Pendakwah itu diperiksa dengan didampingi pengurus Masjid Raya Baitusysyakur, Jodoh, Batam. Selain itu polisi juga memeriksa dan menggeledah kediaman penyerang ustaz Abu Syahid di daerah Jodoh.

Sebelumnya insiden penyerangan ustaz terjadi Senin siang di Masjid Raya Baitusysyakur, Jodoh. Dalam video viral yang beredar, Ustaz Abu Syahid sedang menjelaskan sesuatu di depan jemaah ibu-ibu. Kemudian beberapa saat penyerang mendekati Ustaz Abu Syahid, sang pendakwah ini untungnya sudah tahu ada yang tidak beres, begitu pelaku siap menyerangnya, Ustaz Abu Syahid lari dari forum jemaaah.

Beruntung aksi itu bisa dilumpuhkan oleh sejumlah pria. Petugas keamanan Masjid, Jafar menuturkan bahwa peristiwa penyerangan tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. "Pada saat itu memang ada pengajian ibu-ibu. Penyerangan terjadi saat Ustad tengah memberikan ceramah," paparnya.***

wwwwww