Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
19 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
20 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
19 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
20 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021-2022

Barito Putera Tidak Full Team Lawan Persikabo 1973

Barito Putera Tidak Full Team Lawan Persikabo 1973
Barito Putera (Dok. ligaindonesia)
Kamis, 23 September 2021 12:50 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - PS Barito Putera terpaksa harus bekerja keras saat melawan Persikabo 1973 pada laga pekan keempat Liga 1 2021-2022, Kamis (23/9/2021). Apalagi, skuad Laskar Antasari tidak akan turun dalam kondisi full team.

Gelandang energik sekaligus kapten tim, Bayu Pradana harus absen akibat hukuman kartu merah di laga sebelumnya. Sementara winger Barito Putera, Amrizal Umanailo juga belum bisa bermain karena belum pulih dari cedera yang diderita.

Menghadapi situasi sulit tersebut, Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman berharap pemain yang diplot mengisi posisi yang ditinggalkan dua pemain tersebut bisa tampil bagus dan menjaga keseimbangan tim.

Eks pelatih Persib Bandung dan Persebaya Surabaya itu optimistis apabila keseimbangan tim terjaga bisa memutus hasil buruk di tiga laga awal kompetisi musim ini.

“Harus diakui keberadaan Bayu di lapangan sangat sentral bagi Barito, dia senior yang bisa membimbing pemain-pemain muda kami di lini tengah. Tentunya dengan absennya Bayu pasti ada pengaruhnya,” ungkap pelatih yang akrab disapa Djanur tersebut.

“Tapi kami sudah memberikan motivasi kepada pemain yang menggantikan posisi Bayu untuk tampil lepas dan bisa menggalang tempat yang ditinggal Bayu. Mudah-mudahan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keseimbangan tim,” sambungnya.

Sementara pemain Barito Putera, Dandi Maulana mengatakan bahwa saat ini para pemain Barito Putera sangat konfiden menatap pertandingan melawan Persikabo 1973. Ia dan rekan-rekannya tidak terbebani dengan hasil buruk di laga sebelumnya.

Baginya yang paling penting para pemain akan bekerja keras memenangkan pertandingan melawan Persikabo 1973. “Tidak usah terlalu dikhawatirkan. Kita akan berusaha dan kerja keras lagi. Semoga hasilnya bisa baik untuk kami,” ucap Dandi Maulana. ***

wwwwww