Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
18 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
18 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
18 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Voli

Kemendagri Dorong E-Voting untuk Pilkades

Kemendagri Dorong E-Voting untuk Pilkades
Suasana webinar E-Voting Pilkades, Rabu, 22 September 2021. (gambar: puspen kemendagri)
Kamis, 23 September 2021 12:53 WIB
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Inti Konten Indonesia menyelenggarakan webinar mengenai electronic voting atau E-Voting untuk Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), Rabu (22/9/2021).

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemdes Kemendagri Yusharto Huntoyungo dalam sambutannya mengatakan, tujuan dari webinar adalah mendorong penerapan E-Voting sebagai alternatif bagi pemerintah daerah (Pemda). Dengan E-Voting, diharapkan dapat terwujud mekanisme pemungutan suara dalam Pilkades serentak yang lebih efektif, efisien, dan meminimalisir sengketa.

"Webinar ini penting guna menentukan langkah serta tindakan stategis serta menyamakan persepsi, pemahaman dan komitmen untuk menyukseskan Pilkades Serentak Tahun 2021 dan 2022 yang aman dan bebas Covid-19, salah satunya dengan penerapan Pilkades dengan metode E-Voting," kata Yusharto dalam acara yang dihadiri oleh 75 peserta dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa di seluruh Indonesia tersebut.

Rilis Pusat Penerangan (Puspen) Kemendagri yang diterima GoNEWS.co, Kamis (23/9/2021) menyebut, dalam kurun waktu tahun 2013-2020 terdapat 23 kabupaten, terdiri dari 1.572 desa yang telah melaksanakan Pilkades secara E-Voting. Hal ini dapat dijadikan percontohan bagi Pemerintah Daerah yang akan melaksanakan Pilkades serentak secara E-Voting pada tahun 2021 dan 2022.

Keberadaan E-Voting, dinilai memiliki banyak keunggulan, diantaranya; keamanan yang sudah terjamin, memberikan efektivitas dan efisiensi waktu terhadap penghitungan suara, aspek pembiayaan untuk jangka panjang (1 periodisasi atau 3 gelombang) yang lebih efisien karena peralatan E-Voting dapat menjadi aset jangka panjang, mengurangi kejadian surat suara rusak atau tidak sah, meminimalisir hasil perbedaan penghitungan suara dengan saksi, menjamin transparansi, akuntabilitas dan kecepatan bagi publik dalam mengakses hasil pemilihan serta lebih ramah lingkungan karena mengurangi penggunaan kertas suara.

Webinar tersebut diisi oleh pemaparan dari sejumlah panelis, yaitu: Andrari Grahitandaru (Kepala Program Pemilu Elektronik Nasional BRIN) dengan materi mengenai 'Pengkajian, Pengembangan, dan Penerapan Pemilu Sejak Tahun 2010 sampai Sekarang', Achmad Rizki Rifani (Analis Kebijakan Ahli Muda dari Ditjen Bina Pemdes) dengan materi 'Kebijakan Pilkades E-Voting', Yudi Limbar Yasik (Direktur Inti Konten Indonesia) dengan materi 'Implementasi dan Sosialisasi Evoting' dan Yogie Krispian Sah (Mantan Kepala Bidang Bina Desa DPMD Kabupaten Situbondo) dengan materi 'Pilkades Evoting di Kabupaten Situbondo Tahun 2019'.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww