Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
14 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
13 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
13 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Voli

Kasus Positif Covid-19 Turun, Masyarakat Diimbau Tak Euforia

Kasus Positif Covid-19 Turun, Masyarakat Diimbau Tak Euforia
Ilustrasi kesiagaan dan penerapan protokol kesehatan (Prokes) menyusul pelonggaran aktivitas pendidikan. (gambar: detik.com)
Sabtu, 25 September 2021 10:31 WIB
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito dalam kunjungannya ke Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat kemarin, mengatakan, turunnya angka kasus positif Covid-19 jangan sampai membuat masyarakat larut dalam euforia.

Kata Mendagri Tito, indikator yang menunjukkan perbaikan dalam penanganan Covid-19 tidak lantas menjadikan masyarakat berpuas diri. Untuk itu, pelonggaran yang dilakukan juga mesti bertahap, berlanjut dan bertingkat.

"Justru landai saat seperti ini semua stakeholder, baik provinsi maupun kabupaten/kota harus mempersiapkan skenario jika ada gelombang varian baru," ujarnya dikutip GoNEWS.co dari Pusat Penerangan (Puspen) Kemendagri, Sabtu (25/9/2021).

Mendagri melanjutkan, skenario yang dibuat pemerintah pusat tetap sama, di antaranya meningkatkan kapasitas kesehatan, seperti ketersediaan obat dan oksigen, serta tempat isolasi terpusat (ISOTER) bagi penderita Covid-19.

Untuk masalah pendataan, Mendagri mengimbau agar jangan sampai terjadi lagi kesalahan pada proses input terkait angka-angka yang menjadi indikator penanganan. Sebab, kata Mendagri, hal itu berkaitan dengan status level yang akan ditetapkan pada daerah tersebut. "Data perlu di-cleansing, dilaporkan dengan real, real dalam minggu itu," kata Mendagri.

Mendagri menilai, permasalahan penanganan Covid-19 pada daerah padat penduduk juga mesti dicermati dengan baik. Contohnya, Kota Palu, Poso, Toli-Toli, Donggala, dan Banggai. Sebab, pada daerah padat penduduk tersebut memiliki risiko terjadinya penularan dengan cepat.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, SEA Games, Sulawesi Tengah
wwwwww