Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
22 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
16 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
14 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
23 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Olympic

HUT ke-17 Tahun, DPD RI Kembali Serukan Penguatan Kewenangan untuk Optimalisasi Perjuangan Daerah

HUT ke-17 Tahun, DPD RI Kembali Serukan Penguatan Kewenangan untuk Optimalisasi Perjuangan Daerah
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat memberikan sambutan. (Foto: istimewa)
Jum'at, 01 Oktober 2021 18:05 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA – Dalam acara puncak peringatan HUT ke-17 DPD RI yang digelar di Nusantara IV, Komplek Parlemen, Jum’at (01/10), DPD RI kembali menyerukan penguatan kewenangan DPD RI dalam memaksimalkan perjuangan kepentingan dan aspirasi daerah.

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengatakan, bahwa posisi DPD RI dalam memandang rencana amendemen konstitusi berada dalam koridor untuk kepentingan bangsa dan negara. Amendemen yang disuarakan DPD RI juga merupakan salah satu bentuk upaya dalam memaksimalkan perjuangan kepentingan dan aspirasi daerah.

Menurutnya, amendemen harus bermuara kepada Indonesia yang lebih baik. Amendemen juga harus dilakukan untuk refleksi dan koreksi atas perjalanan bangsa, salah satunya member ruang penguatan peran kelembagaan DPD RI sebagai wakil daerah. Tanpa penguatan kelembagaan, lanjut LaNyalla, sulit bagi DPD RI melakukan mekanisme double check atas rencana kebijakan nasional, sulit untuk mempercepat agregasi kepentingan daerah dalam konteks hubungan antara pusat dan daerah.

"Saya yakin dan percaya, Presiden Joko Widodo, sebagai pribadi yang memiliki karakter berpikir out of the box akan mendukung gagasan DPD RI, seperti juga kami mendukung gagasan dan pemikiran-pemikiran strategis Presiden," ucapnya.

Di HUT ke-17 DPD RI, LaNyalla pun mengajak semua lembaga negara, khususnya MPR, DPR, dan Presiden, untuk menjadikan momentum dalam mempersiapkan amendemen UUD 1945 untuk sistem ketatanegaraan dan Indonesia yang lebih baik melalui penguatan DPD RI.

"Melalui momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-17 ini, mengajak semua Lembaga Negara, khususnya MPR, DPR dan Presiden, mari menyatukan langkah dengan semangat yang sama, dengan suasana batin yang sama, untuk menyongsong Amandemen Konstitusi sebagai bagian dari upaya kita untuk melakukan koreksi dan perbaikan. Demi mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa," katanya.

Di HUT ke-17 DPD RI ini, Presiden Joko Widodo turut mengucapkan selamat kepada DPD RI. Ia menilai, di usia yang relatif muda, DPD RI memiliki posisi dan kontribusi yang sangat penting dan strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Sebagai representasi aspirasi daerah yang majemuk, sebagai penyalur suara masyarakat yang berada di berbagia pelosok negeri, dan sekaligus sebagia simpul utama pesatuan dan kesatuan yang kokoh," ucapnya.

Presiden Joko Widodo berpesan, dalam membangun Indonesia, harus dilakukan secara merata dan tidak hanya terpusat di Pulau Jawa semata. Pembangunan harus dapat menjangkau kawasan perbatasan, tempat-tempat terisolir, dan pulau-pulau terdepan. Semua masyarakat juga harus dapat memiliki kesetaraan dalam mendapatkan pelayanan dari negara, mendapatkan akses pendidikan, kesehatan, juga mendapatkan pekerjaan yang layak.

"Situasi ekstraordinari ini mengharuskan sistem ketatanegaraan kita, sistem pemerintahan kita bekerja resposif, adaptif, dan fleksibel. Tanpa harus mengesampingkan prinsip-prinsip check and balance dan tata kelola pemerintahan yang baik.," imbuhnya.

Ia juga berharap agar DPD RI terus mengembangkan cara kerja yang inovatif, ikut mendorong pemerintah daerah untuk bertransformasi, bekerja dengan cara-cara baru, melakukan terobosan, smart shortcut, sehingga mampu memberikan pelayanan yang inklusif untuk mempercepat kemajuan dan kesejahteraan masyarakt di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Ketua acara Peringatan HUT ke-17 DPD RI Sylviana Murni menjelaskan jika di acara hari ini mengambil tema “DPD RI Bangkit dan Maju Bersama Daerah”. Tema tersebut menggambarkan semangat bahwa DPD RI tidak boleh lagi tidur atau duduk, tapi DPD RI harus bangun dan berlari kencang dan maju bersama sama dengan daerah, untuk mensejahterakan daerah dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia juga mengatakan, DPD RI kedepan akan terus semangat dan bekerja keras dan tak kenal lelah dalam menjembatani kepentingan dan aspirasi di daerah sebagai bentuk pelaksanaan amanah sebagai wakil daerah di tingkat nasional.

“Semangat ini juga diwujudkan pada Peringatan Hari Ulang Tahun ke-17 DPD RI tahun ini sebagai sebuah momentum untuk bergotong royong dan berbagi di tengah pandemi,” kata Sylviana yang juga Ketua Komite III DPD RI ini.***

wwwwww