Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
20 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
21 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
20 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Voli
Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020

Menpora Amali Senang PON XX Beri Dampak Positif Terhadap Ekonomi Masyarakat Papua

Menpora Amali Senang PON XX Beri Dampak Positif Terhadap Ekonomi Masyarakat Papua
Menpora Amali. (Dok. Kemenpora)
Jum'at, 01 Oktober 2021 16:49 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAYAPURA - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua ternyata memberi dampak yang positif terhadap sektor ekonomi masyarakat Papua. Mulai dari pedagang kaos hingga sovenir bisa meraup untung jutaan rupiah. Kondisi ini langsung mendapat sambutan positif dari Menteri Pemudah dan Olaharaga (Menpora) Zainudin Amali.

Menurut Menpora Amali, banyak masyarakat yang diuntungkan dengan adanya PON di Papua. Di sekitar tempat pembukaan yakni di Stadion Lukas Enembe terlihat banyak masyarakat yang berjualan baju dan sovenir. "PON sangat memiliki dampak ekonomi terhadap masyarakat sekitar, banyak yang berjualan kaos atau sovenir terkait PON. Apalagi di sini kondisnya aman terkendali," kata Menpora Amali, Kamis (30/9/2021) malam.

Apa yang disampaikan Menpora Amali dirasakan langsung oleh salah satu pedagang kaos dan sepatu PON XX yakni Ibu Erna. Tumpukan kaos, polo shirt dan sepatu berwarna biru dengan motif tulisan "Torang Bisa" dan PON XX Papua ditata dengan rapi di atas meja kayu berukuran 1x2 meter. Sambil menyeka keringat, Ibu Erna sebagai penjual tampak sibuk menawarkan baju daganganya kepada para pejalan kaki yang lewat. "Silahkan bapak beli baju atau sepatunya," kata Bu Erna.

Ya, ajang PON XX Papua tahun ini dijadikan kesempatan bagi Bu Erna untuk berjualan baju dan sepatu PON jalan Sentani daerah Taman Bunga. Ia sendiri mengatakan sudah satu minggu ini berjualan baju atau sepatu PON XX. "Saya sudah satu minggu jualan di sini, biasanya pakai mobil. Tapi karena mobilnya lagi dipakai maka sekarang saya buka dengan meja seperti ini," tambahnya.

Bu Erna menyampaikan baju atau sepatu yang dijualnya ini berbagai macam harganya. Untuk kaos biasanya dia jual Rp 100 ribu, Polo Shirt Rp 150 ribu, dan sepatu Rp 250 ribu. Barangnya pun dia mengaku didatangkan dari Jakarta langsung. "Kebetulan kaosnya sudah habis bapak, tinggal polo shirt dan sepatu saja," katanya dambil menunjukkan contoh baju yang digantung.

Dia mengatakan sudah satu minggu ini berjualan di daerah Taman Bunga. Untuk pendapatan sendiri dia mengaku tergantung dari penjualan, minimal dalam satu hari dia bisa meraup penjualan sampai 1 juta rupiah. "Untuk penjualan kadang ramai dan sepi, tapi tiap hari pasti ada yang beli. Sehari bisa lah dapat 1 juta," ujarnya sambil tersenyum.

Bu Erna sendiri mengaku senang dengan digelarnya PON XX di Papua ini. Menurutnya adanya event olahraga seperti ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat Papua. "Saya senang ada PON XX Papua, selain bisa jualan baju untuk tambah pendapatan, banyak warga daerah lain yang datang ke sini," katanya. ***

wwwwww