Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
7 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
7 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
7 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  SEA Games

PKS Desak Pemerintah Update Perkembangan Uji Klinis Vaksin Merah Putih

PKS Desak Pemerintah Update Perkembangan Uji Klinis Vaksin Merah Putih
Ilustrasi Vaksin Merah Putih. (GoNews.co)
Kamis, 07 Oktober 2021 11:48 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2019-2024 dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Daerah pemilihan Banten III Mulyanto, mendesak Pemerintah segera melaporkan perkembangan uji klinis dan produksi vaksin Merah Putih ke publik.

Mulyanto yang juga Anggota Komisi VII DPR RI itu mengatakan, pemerintah harus memberi perhatian yang cukup kepada upaya pengembangan produk inovasi nasional, agar tahap uji klinis, produksi dan distribusi vaksin Merah Putih sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

"PKS minta Pemerintah menyampaikan kemajuan produksi vaksin Merah Putih ini ke publik secara reguler. Masyarakat ingin tahu perkembangan uji klinis dan persiapan produksi vaksin hasil inovasi anak bangsa tersebut. Mereka berharap vaksin Merah Putih bisa segera mendapat emergency use authorization (EUA) dari BPOM. Selanjutnya diproduksi massal dan didistribusikan sesuai jadwal awal tahun 2022," ujarnya kepada GoNews.co,

Mulyanto juga minta Pemerintah memasukan vaksin Merah Putih ini ke dalam skema program vaksinasi nasional sehingga bersifat penugasan (mandatori).

"Kebutuhan vaksin kita sangat besar karena populasi kita yang besar. Belum lagi untuk keperluas booster dan pengulangan. Peluang ekspor juga dimungkinkan untuk menambah devisa negara," tandasnya.

Mulyanto meminta Pemerintah fokus untuk bangun pabrik vaksin Merah Putih hasil inovasi domestik ini dan buang jauh-jauh ide untuk membangun pabrik vaksin asing di Indonesia.

"Kalau bangsa sendiri bisa bangun pabrik vaksin nasional, kenapa harus bangun pabrik vaksin asing. Tidak masuk akal itu," tandas Mulyanto.***

wwwwww