Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
16 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
16 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
16 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
16 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
17 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
16 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

Pilpres 2024: Anies, Ganjar, Ridwan Kamil hingga Sandiaga Uno Masuk Radar Partai Nasdem

Pilpres 2024: Anies, Ganjar, Ridwan Kamil hingga Sandiaga Uno Masuk Radar Partai Nasdem
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 08 Oktober 2021 13:45 WIB

JAKARTA - Ketua DPP Partai Nasdem, Saan Mustopa, mengatakan, partainya sudah mempertimbangkan sejumlah nama untuk diusung menjadi bakal calon presiden di Pilpres 2024 mendatang. Nama-nama itu yakni Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan; Gubernur Jawa Tengah ,Ganjar Pranowo; Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil; hingga Menparekraf Sandiaga Uno.

"Misal Anies, mas Ganjar, ada Sandi, dan yang lain-lain, itu sebenarnya juga masuk dalam pertimbangan partai NasDem, mas RK (Ridwan Kamil), terus, itu semua masuk dalam pertimbangan NasDem," kata Saan dalam rilis survei, Jumat (8/10/2021).

Nasdem sendiri dalam mencari calon pemimpin untuk Pilpres mendatang akan mengadakan konvensi. Saan mengatakan, kendati begitu Nasdem masih harus berkoalisi dengan parpol lain mengingat ambang batas pencalonan presiden tinggi yakni 20 persen.

"Menyadari posisi itu maka yang dilakukan NasDem hari ini adalah bagaimana membangun komunikasi dengan partai lain agar mencukupi syarat pencalonan presiden," tuturnya.

Lebih lanjut, Anggota DPR RI fraksi Nasdem ini mengatakan, ke depan pihaknya masih mencoba untuk intensif menjalin komunikasi. Menurutnya, tahun depan komunikasi dengan parpol lain akan semakin gencar dilakukan.

"Mudah-mudahan nanti 2022 komunikasi semakin intensif sehingga udah jelas mitra koalisi untuk mencalonkan calon yang disepakati bersama-sama untuk diusung," tandasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, DKI Jakarta
wwwwww