Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
22 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
15 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
14 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
22 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Piala Thomas dan Uber 2020

Fajar/Rian Samakan Kedudukan 2-2

Fajar/Rian Samakan Kedudukan 2-2
Fajar Alfian/Rian Ardianto. (dOK. pbsi)
Selasa, 12 Oktober 2021 00:19 WIB
Penulis: Azhari Nasution
AARHUS - Pasangan ganda putra kedua, Fajar Alfian/Rian Ardianto sukses memperpanjang pertandingan setelah memenangkan partai keempat pertandingan penyisihan Grup A Piala Thomas 2020 di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Senin (11/10/2021) petang.

Fajar/Rian bermain kompak dan agresif. Lewat permainan cepat dan penuh variasi, peraih medali perak Asian Games 2018 itu terlalu kuat bagi Natthapat Trinkajee/Tanupat Viriyangkura. Hanya dalam 30 menit, Fajar/Rian menang 21-9, 21-12.

Berkat sumbangan angka dari Fajar/Rian, Indonesia bisa menyamakan kedudukan melawan Thailand menjadi 2-2.

"Tadi mainnya enak. Bisa keluar semua permainannya," tutur Fajar usai pertandibgan.

"Saat main tadi saya tidak memikirkan soal posisi Indonesia yang tertinggal 1-2 lawan Thailand. Kami hanya berpikir ingin main bagus dan maksimal mengeluarkan yang terbaik saja," tambah Rian.

Di mata Fajar/Rian, lawan hanya bermain monoton. Tidak banyak variasi serangannya. Cuma main power saja. Dengan pola seperti itu, wakil Indonesia ini lebih nyaman meladeni permainan lawan.

"Kami lebih nyaman. Serangan-serangan kami lebih bervariasi. Tidak selalu keras dan kencang. Kadang silang, chop, dan ngerem shuttlecock lawan," kata Rian.***

wwwwww