Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
22 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
22 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
21 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
21 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
21 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
21 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Olympic

Mengaku Refleks Banting Mahasiswa, Brigadir NP: Saya Bertanggung Jawab atas Apa yang Saya Perbuat

Mengaku Refleks Banting Mahasiswa, Brigadir NP: Saya Bertanggung Jawab atas Apa yang Saya Perbuat
Brigadir NP saat menyampaikan permohonan maaf ke korban. (Foto: Istimewa)
Kamis, 14 Oktober 2021 11:36 WIB

JAKARTA - Personel Opsnal Polresta Tangerang Brigadir NP menyesali perbuatannya yang berlebihan dengan membanting seorang mahasiswa saat tengah menyampaikan aspirasi di depan Kantor Bupati Tangerang.

Di depan korban dan orang tuanya, ia pun meminta maaf atas apa yang telah dilakukannya tadi siang saat mengamankan aksi demo mahasiswa. "Saya meminta maaf sebesarnya kepada mas Faris. Saya akan bertanggung jawab sepenuhnya atas apa yang telah saya perbuat," katanya, Rabu (13/10).

NP mengaku, tindakan yang dilakukannya tersebut hanya sebatas refleks saja saat mengamankan aksi demo mahasiswa yang sudah mulai terlihat ricuh. "Tidak ada unsur kesengajaan. Hanya refleks aja," katanya.

Sementara, korban MFA yang juga dihadirkan di tempat yang sama menerima permintaan maaf dari oknum polisi yang sempat melakukan tindak kekerasan padanya.

"Saya sebagai manusia sudah memaafkan. Tapi kejadian yang saya alami tentu tidak akan bisa di lupakan," ujarnya.

Ia juga meminta kepada pihak kepolisian untuk tetap memberikan sanksi tegas kepada oknum polisi yang telah melanggar standar operasional prosedur (SOP) dalam melaksanakan tugas. "Saya mohon untuk pihak kepolisian menindak tegak anggotanya yang melakukan tindak kekerasan terhadap mahasiswa," ungkapnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, DKI Jakarta, Banten
wwwwww