Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
24 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
24 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
23 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
24 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
23 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
23 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Beladiri

Anak Buahnya Pukuli Warga hingga Terkapar, Kapolresta Deli Serdang Minta Maaf

Anak Buahnya Pukuli Warga hingga Terkapar, Kapolresta Deli Serdang Minta Maaf
Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mendagi saat meminta maaf kepada ibu korban. (foto: istimewa)
Jum'at, 15 Oktober 2021 17:08 WIB

JAKARTA - Video yang menunjukkan seorang oknum Polisi Lalu Lintas (Polantas) memukuli seorang pemuda hingga jatuh terkapar di pinggir jalan di Deli Serdang, Sumut, beredar. Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mendagi meminta maaf kepada masyarakat, khusunya kepada korban dan keluarganya.

"Kita sudah melakukan langkah-langkah permohonan maaf ke keluarganya, dan pihak keluarga sudah memaafkan kami atas perilaku dari anggota tersebut," katanya, Kamis (14/10/2021).

Yemi menjelaskan, peristiwa berawal saat pemuda bernama Andi Gultom melakukan pelanggaran-pelanggaran lalu lintas. Personel Satlantas Polresta Deli Serdang lalu melakukan penindakan, dan terjadi perselisihan sampai berujung pemukulan oleh Aipda G.

Yemi mengaku, pihaknya juga mengambil langkah tegas dengan langsung mencopot oknum polisi Aipda G dari jabatannya. "Anggota ini juga sudah dicopot dari jabatannya, dan diproses. Tidak ada job dalam rangka pemeriksaan di Propam," tukasnya.

Diketahui, seorang oknum polisi memukuli seorang pemuda hingga jatuh terkapar di pinggir jalan. Tampak oknum polisi berseragam memukul wajah pemuda hingga jatuh ke tanah.

Tak terima mendapat pukulan, pemuda itu berusaha melakukan perlawanan. Namun, oknum polisi itu kembali menghampiri korban dan memukuli, serta membenamnya ke tanah. Rekan oknum polisi lalu datang melerai.

Terlihat seorang ibu datang berteriak sembari berlari mendekati dan memeluk pemuda yang kesakitan itu. "Pak polisi, ini anakku," tangis wanita itu.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Sumatera Utara
wwwwww