Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
24 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
2
Demo Sumpah Pemuda di Jakarta, Massa SADAR Bawa Tuntutan Karhutla dan Tolak Oligarki
Umum
24 jam yang lalu
Demo Sumpah Pemuda di Jakarta, Massa SADAR Bawa Tuntutan Karhutla dan Tolak Oligarki
3
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
22 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
4
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
Sepakbola
23 jam yang lalu
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
5
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
6
Darije Kalezic Ungkap Kunci Hentikan Tren Cetak Gol Bhayangkara FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Darije Kalezic Ungkap Kunci Hentikan Tren Cetak Gol Bhayangkara FC
Home  /  Berita  /  Beladiri

Aniaya Warga, Oknum Polantas Deli Serdang Dinonaktifkan Dari Anggota Satlantas

Aniaya Warga, Oknum Polantas Deli Serdang Dinonaktifkan Dari Anggota Satlantas
Oknum polisi yang menghajar warga meminta maaf ke keluarga korban. (foto; Istimewa)
Jum'at, 15 Oktober 2021 17:13 WIB
MEDAN - Aksi oknum anggota polisi lalu lintas di Deli Serdang, Sumatera Utara, Aipda Gonsalves, menyita perhatian publik. Sebab dalam video dirinya menghajar seorang warga bernama Andi hingga terkapar.

Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Yemi Mandagi, mengatakan, peristiwa itu terjadi di Kecamatan Lubuk Pakam pada Rabu (13/10) sekitar pukul 11.00 WIB.

Yemi menuturkan, status Aipda Gonsalves, langsung dinonaktifkan sebagai anggota Satlantas Polresta Deli Serdang. Kemudian setelah proses pemeriksaan, akan langsung dijatuhi sanksi. "Aipda Gonsalves saya nonaktifkan sebagai anggota lalu lintas, dalam rangka pemeriksaan di Propam Polresta Deli Serdang," ujar Yemi, Kamis (14/10).

Yemi juga telah mengunjungi keluarga Andi Gultom dan menyampaikan permintaan maaf. Dia berjanji akan menanggung biaya pengobatan Andi Gultom. "Kondisi korban tadi saya lihat memang ada sedikit luka, lecet di belakang telinga sedikit dan di bagian pinggang. Tapi yang bersangkutan dalam posisi bisa beraktivitas, hari ini juga kerja," ujar Yemi.

"Namun demikian tetap kita lakukan rontgen dan pengobatan sampai sehat," tambah Yemi.

Lebih lanjut, Yemi menuturkan, duduk perkara penganiayaan berawal saat polisi mengatur lalu lintas di lokasi kejadian. Diduga korban melakukan pelanggaran lalu terjadi cekcok dan berujung penganiayaan. Namun, terlepas dari itu, Yemi menegaskan penganiayaan itu tidak bisa ditoleransi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Sumatera Utara
wwwwww