Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
22 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
23 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
23 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
22 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Beladiri

Ditangkap Polisi, Ternyata Ini Sosok Direktur Tv Lokal yang Sebar Hoax

Ditangkap Polisi, Ternyata Ini Sosok Direktur Tv Lokal yang Sebar Hoax
Konfrensi Pers polri terkait penangkapan Direktur Tv lokal Jatim. (foto: istimewa)
Jum'at, 15 Oktober 2021 20:43 WIB

JAKARTA - Direktur TV swasta lokal di Jawa Timur (Jatim), berinisial A, ditangkap polisi terkait penyebaran berita hoaks. Lalu, siapa sosok A sebenarnya?.

Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Koordinator Daerah Tapal Kuda Tomy Iskandar mengatakan, A merupakan satu di antara tiga pengelola akun Youtube Aktual TV. Sementara dua lainnya yakni M dan F.

Bersama dua orang inilah A memproduksi video dan membuat konten di akun Youtube Aktual TV. "A juga kebetulan seorang direktur di PT Bondowoso Salam Visual Nusantara Satu. PT tersebut memiliki siaran lokal bernama BSTV beralamat di Desa Grujugan Lor, Kecamatan Jambersari Darussolah Kabupaten Bondowoso Jawa Timur," katanya, Jumat (15/10/2021).

Namun, menurut Tomy, aktual TV bukan lembaga penyiaran resmi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran. Aktual TV yang dimaksud merupakan akun media sosial Youtube. "Bahwa konten Youtube Aktual TV murni media sosial bukan perusahaan pers yang resmi," katanya.

Dia menuturkan, konten-konten yang diunggah dalam akun Aktual TV bukan produk jurnalistik yang berada di bawah lindungan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Karenanya pihaknya bersama IJTI mendukung proses hukum yang ditangani kepolisian.

"Terkait dugaan kasus penyebaran berita bohong dan unsur SARA ini, IJTI meminta aparat penegak hukum agar supaya tidak ragu dalam menindak tegas pelakunya," katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Voli, DKI Jakarta
wwwwww