Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
23 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
17 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
17 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
17 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
16 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Piala Thomas dan Uber 2020

Perbesar Keunggulan, Fajar/Rian: Tambah Kepercayaan Diri

Perbesar Keunggulan, Fajar/Rian: Tambah Kepercayaan Diri
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (Dok. PBSI)
Minggu, 17 Oktober 2021 22:26 WIB
Penulis: Azhari Nasution
AARHUS - Pasangan ganda putra pertama, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto memperbesar keunggulan Indonesia menjadi 2-0 atas China di final Piala Thomas 2020. Peraih perak Asian Games 2018 ini tanpa mengalami kesulitan menekuk He Ji Ting/Zhao Hao Dong, 21-12, 21-19.

Dalam pertandingan final Piala Thomas 2020 antara Indonesia dan China yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10) sore, pasangan peringkat 7 dunia ini memang selalu unggul dari awal.

Permainan yang lebih kompak dan rotasi yang lebih solid, membawa Fajar/Rian tampil bagus. Sementara lawan yang bukan pasangan asli, juga kerap kedodoran, terutama di gim pertama.

"Bersyukur alhamdillah bisa menyumbangkan angka kemenangan bagi Indobesia. Kami bisa bermain tanpa cedera. Kami tidak menyangka bisa diturunkan di partai final Piala Thomas dan sebagai ganda pertama serta bisa menyumbang angka," ujar Fajar usai pertandingan.

"Saya senang karena bisa mempersembahkan kemenangan. Keberhasilan ini sangat penting bagi kami untuk tidak menjadi pasangan pelapis terus. Ini menambah kepercayaan diri kami," sebut Rian.

Menyangkut lawan yang bukan pasangan asli, Fajar/Rian merasa bersyukur. Keduanya juga bisa memanfaatkan keadaan dan menang.

"Lawan juga bukan pasangan aslinya, kami sangat percaya diri untuk mengalahkan mereka. Ganda China itu pasangan dadakan, sehingga rotasinya belum berjalan baik. Ini tentu kami manfaatkan kesempatan," sebut Fajar.

Saat kedudukan 20-17 di gim kedua kemudian dikejar hingga 20-19, Fajar/Rian mengaku tenang. "Pokoknya tenang dan berusaha dapat satu poin. Ternyata berhasil," ujar Rian.

"Modal kami adalah fokus bermain dari awal sampai akhir. Alhamdulillah bisa menerapkan strategi bermain dengan baik dan menang," sebut Fajar.

"Dari awal kami memang sudah siap untuk mengeluarkan segenap tenaga dan kemampuan yang kami miliki untuk menang dan sumbang poin," tambah Rian. ***

wwwwww