Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
12 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
14 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
9 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
5
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
7 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
7 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Nasional

'Yai' Wapres Ungkap Alasan Penggeseran Libur Maulid Nabi

Yai Wapres Ungkap Alasan Penggeseran Libur Maulid Nabi
Wapres RI Ma'ruf Amin (duduk di kanan) saat berada di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Minggu, 17 Oktober 2021. (foto: ist./setwapres)
Minggu, 17 Oktober 2021 19:03 WIB
KUPANG - Wakil Presiden Republik Indonesia Kyai (Yai) Ma’ruf Amin di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Minggu (17/10/2021), mengungkapkan alasan penggeseran hari libur Peringatan Maulid Nabi Muhammad shallallaahu 'alaihi wasallam.

Antisipasi lonjakan kasus Covid-19 menjadi alasan penggeseran hari libur peringatan kelahiran rasul umat Islam itu dari Selasa (19/10/2021) menjadi Rabu (20/10/2021). Jika hari libur bertepatan dengan Selasa maka hari Senin akan menjadi 'hari kejepit' karena hari Minggu merupakan hari libur akhir pekan.

"Kami menggeser itu untuk menghindari orang memanfaatkan hari kejepit itu, sehingga orang keterusan (liburan). Oleh karena itu, kami coba (menggeser) itu, walaupun memang (kasus COVID-19) sudah rendah, tapi kita tetap antisipatif," kata Ma'ruf Amin dikutip GoNEWS.co dari antaranews.com.

Upaya antisipatif terhadap potensi lonjakan kasus penularan Covid-19, lanjut Wapres, dilakukan agar tidak terjadi pelonggaran protokol oleh masyarakat saat memanfaatkan hari libur keagamaan seperti India.

"India itu kan ketika dia sudah rendah, kemudian terjadi pelonggaran-pelonggaran bahkan ada acara keagamaan, akhirnya naik lagi. Itu kami tidak ingin itu terulang di Indonesia," tuturnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:antaranews.com
Kategori:PON, Nasional, Nusa Tenggara Timur
wwwwww