Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
17 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
18 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
18 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
16 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
8 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Menpora Amali Yakin Tim Akselerasi dan Investigasi akan Bergerak Cepat

Menpora Amali Yakin Tim Akselerasi dan Investigasi akan Bergerak Cepat
Menpora Amali. (Dok. Kemenpora)
Selasa, 19 Oktober 2021 00:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menpora Zainudin Amali menyampaikan bahwa sanksi WADA terhadap LADI berdampak pada seluruh aktivitas olahraga secara internasional. Namun Menpora Amali yakin tim akan segera bergerak cepat untuk menyelesaikan masalah ini. 

"Tentu sebagimana perasaan seluruh rakyat Indonesia, saya senang, bangga, terharu, Tim Thomas mampu mengembalikan Piala Thomas dari penantian selama 19 tahun. Tetapi juga sedih karena Merah Putih tidak bisa berkibar. Meskipun LADI yang mendapat sanksi, namun berdampak dan mengganggu aktivitas kita secara internasional," kata Menpora Amali saat menjadi narasumber Metro, Senin (18/10) petang.

Seiring dengan langkah cepat pembentukan Tim Akselerasi dan Investigasi yang diketuai Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari, diharapkan dampak-dampak lain seperti tidak biasanya menjadi tuan rumah even olahraga internasional dapat dihindari. Karena seperti diketahui banyak gelaran seperti Motor GP, Formula E, dan lain-lain akan diadakan di Indonesia.

"Kita menunggu kerja cepat tim, besok Pak Okto akan ke Eropa ada agenda NOC sekaligus akan menemui IOC untuk menjelaskan semua itu. Jadi kita tunggu, tim juga akan memetakan agar kita jelas mana even yang kena dampak larangan, tidak semua dipukul rata," ucapnya. ***

wwwwww