Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
17 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
17 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
10 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
19 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
19 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
19 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  Olympic

Bukan Menolong, Puluhan Warga Malah Sibuk Merekam Bocah SMP Diterkam Buaya di Buton, Diduga untuk Konten Medsos

Bukan Menolong, Puluhan Warga Malah Sibuk Merekam Bocah SMP Diterkam Buaya di Buton, Diduga untuk Konten Medsos
Tangkap layar video viral bocah SMP di Buton saat diterkam Buaya. (Foto: Instagram)
Rabu, 20 Oktober 2021 13:58 WIB

BUTON - Puluhan warga sibuk merekam seorang bocah SMP yang diterkam buaya di Sungai Mala Oge di Desa Kinapani Makmur, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (18/10/2021).

Dalam video yang viral, terlihat sejumlah warga merekam bocah yang diterkam buaya itu saat mengambang di permukaan air sungai, dengan menggunakan kamera ponsel mereka masing-masing.

Seraya merekam, mereka juga mengobrol satu sama lain tanpa upaya untuk menolong atau menyelamatkan bocah malang bernama La Ogun (14 tahun) tersebut.

Seperti diketahui, bocah SMP tersebut diterkam buaya dan diseret masuk ke kedalaman sungai saat tengah menambang pasir di sungai tersebut, sekitar pukul 12.00 WITA. La Ogun memang dikenal sering membantu orang tuanya menambang pasir untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Sementara itu, Petugas Pos SAR Baubau, Andri menyebut bahwa jasad La Ogun telah berhasil diambil dari buaya yang menerkamnya setelah upaya pencarian selama kurang lebih 8 jam.

Jasad La Ogun ditemukan dengan kondisi mengenaskan dan sudah tidak utuh lagi akibat terkaman buaya sekitar 100 meter dari lokasi kejadian. Jasad Ogun langsung diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Sulawesi Tenggara
wwwwww