Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
24 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
17 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
16 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
15 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Naja Nazzala Hidayat Muncul dari 3x3 PON XX Papua

Naja Nazzala Hidayat Muncul dari 3x3 PON XX Papua
Naja Nazzala Hidayat, (Dok. iblindonesia)
Kamis, 21 Oktober 2021 19:59 WIB
Penulis: Azhari Nasution
TANGERANG - Meski baru pertama kali dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Basket 3x3 sudah mampu mencuri perhatian. Bukan hanya itu saja, ternyata ada beberapa nama yang layak diperhatikan, khususnya mereka yang terdaftar sebagai peserta IBL Rookie Combine 2021.

Dari sekian banyak nama pemain putra di 3x3 PON Papua 2021, ada nama Naja Nazzala Hidayat. Pemain asal Jawa Timur yang nama masuk di daftar IBL Rookie Combine 2021.

Pemain asal Blitar ini mencuat ketika dirinya berhasil menumbangkan dominasi sekolah Surabaya di DBL Jawa Timur. Bersama SMAN 1 Blitar, Naja membuat penampilan cemerlang di babak final dengan mengalahkan SMA St. Louis Surabaya. Naja juga terpilih sebagai DBL All-Star tahun 2016. Saat itu dia bersama Andreas Kristian Viery dari Surabaya, yang sudah lebih dulu menginjakkan kaki di IBL Pertamax 2021, bersama Pacific Caesar Surabaya. Naja sendiri sempat bermain di Liga Mahasiswa membela Universitas Airlangga (UNAIR).

Kemunculan Naja di event nasional sekelas 3x3 PON Papua, membuatnya bisa dilirik klub-klub IBL. Ditambah lagi, keberadaannya di Rookie Combine tahun ini, semakin menegaskan bahwa dirinya siap tampil di liga profesional.

Pada 3x3 PON Papua, Naja membela tim Jawa Timur bersama pemain West Bandits Solo, Widyanta Putra Teja. Naja punya gerakan yang eksplosif dan kemampuan akurasi tembakan jarak jauh. Ini membuatnya jadi prospek yang menari di Rookie Combine. Tampaknya tim scouting yang diketuai oleh Andrie Ekayana Satya Santosa tidak salah pilih, dengan memasukkan Naja dalam daftar Rookie Combine tahun ini.

3x3 PON Papua bukan hanya ajang unjuk kemampuan pemain-pemain yang belum pernah muncul sebelumnya. Karena ada pula bintang-bintang muda IBL yang tampil di ajang ini, seperti David Liberty Nuban yang ada di tim Sulawesi Selatan, lalu Danny Ray bersama tim Riau, Widyanta Putra Teja di tim Jawa Timur, Dio Syahputra Dyanza di tim Jawa Barat. Mereka semua menunjukkan kelasnya sebagai pemain yang sudah menginjakkan kakinya di IBL. ***

wwwwww