Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
23 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
16 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
14 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
23 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021-2022

Pelatih Persikabo 1973 Ungkap Penyebab Kekalahan dari Persita

Pelatih Persikabo 1973 Ungkap Penyebab Kekalahan dari Persita
Persikabo 1973 saat menghadapi Persita Tangerang. (Dok. ligaindonesia)
Sabtu, 23 Oktober 2021 16:11 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MAGELANG - Persikabo 1973 akhirnya menelan pil paht setelah melalui lima laga tak terkalahkan. Laskar Padjadjaran harus mengakui keunggulan Persita Tangerang dengan skor tipis 2-1 saat bentrok dalam lanjutan pekan 8 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (22/10) sore WIB.

Dwigol Harrison Cardoso de Oliveira di babak pertama hanya mampu dibalas sekali oleh Ciro Alves jelang akhir paruh kedua yang membuat skor 2-1 bertahan hingga usai.

Meski kalah, pelatih Igor Kriushenko memberikan apresiasi terhadap kinerja para pemain. Menurutnya, kekalahan ini disebabkan oleh kesalahan kecil yang jamak terjadi di lapangan. Ia berjanji akan melakukan evaluasi secara menyeluruh agar kesalahan tersebut tidak terulang kembali di laga berikutnya.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pemain saya yang sudah berjuang dari menit awal sampai akhir. Di babak pertama tadi ada counter attack dari Persita yang keduanya menghasilkan gol," kata Igor.

"Ada beberapa kesalahan kecil, akan tetapi ini akan menjadi bahan evaluasi kami juga. Bisa dibilang juga kami telat mencetak gol, seharusnya bisa lebih awal lagi. Ini kesalahan kecil tapi berdampak besar terhadap tim. Pastinya ini akan jadi bahan perbaikan supaya lebih baik lagi," ungkapnya.

Setali tiga uang, gelandang Manahati Lestusen menyadari dirinya dan para pemain beberapa kali melakukan kesalahan yang tak perlu. Ia bertekad untuk memperbaiki kesalahan tersebut agar tidak masuk ke lubang yang sama di laga berikutnya.

"Saya tidak jauh berbeda dengan pelatih, sebenarnya apa yang kami terapkan tadi di lapangan sudah sesuai dengan apa yang kita latih di latihan. Cuma ada kendala sedikit seperti yang pelatih bilang, mungkin kedepannya lagi kami akan latihan biar kesalahan seperti tadi jangan sampai terjadi lagi buat pertandingan ke depan," jelas Manahati.

Hasil ini membuat Laskar Padjajaran masih tertahan di papan tengah. Untuk sementara mereka berada di peringkat kesembilan dengan nilai 10 dari sembilan laga. Selanjutnya Persikabo bakal menantang kekuatan PSM Makassar. ***

wwwwww