Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
12 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
12 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
12 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
12 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
11 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Riko Hantono: Skill Rookie Sudah Oke, Tinggal Poles Dikit Aja

Riko Hantono: Skill Rookie Sudah Oke, Tinggal Poles Dikit Aja
Riko Hantono saat memperhatikan penampilan peserta IBL Rookie Combine 2021 . (Dok. iblindonesia)
Minggu, 24 Oktober 2021 13:01 WIB
Penulis: Azhari Nasution
TANGERANG - Pagelaran IBL  Rookie Combine 2021 di Aim High Stadium, Tangerang, Banten, 20-23 Oktober 2021 menghadirkan beberapa legenda basket Indonesia untuk menjadi mentor. Salah satunya Riko Hartono yang menularkan ilmunya bagi para peserta pencaran taletna Rookie muda tersebut. 

Riko dan kawan kawan membenahi fundamental basket para rookie. "Programnya memang menyamakan level fundamental semua pemain. Mereka berasal dari latar belakang dan ditangani pelatih berbeda-beda sebelumnya. Hari ini kami mencoba menyamakan level fundamental," kata Riko.

Riko menilai secara skill individu para peserta IBL Rookie Combine kali ini sudah bagus. "Skill mereka suda oke semua. Tinggal dipoles sedikit saya kira mereka akan siap," kata Riko, salah satu shooter terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.

Riko sudah 11 tahun berkecimpung pada dunia bolabasket profesional Indonesia. Bahkan pada usia 14 tahun Riko sudah direkrut Aspac walau harus diperam selama empat tahun sebelum memenuhi syarat usia tampil di Kobatama, level tertinggi kompetisi saat itu sebelum berganti menjadi IBL.

Bersama Aspac, Rico meraih lima kali gelar juara nasional. Dia juga menjadi bagian dari sukses tim nasional Indonesia meraih medali perunggu SEA Games Brunei Darussalam 1999 dan medali perak SEA Games Kuala Lumpur 2001.

Beruntunglah para peserta IBL Rookie Combine 2021 mendapat ilmu dari sang legenda, Riko Hantono. ***

wwwwww