Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
21 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
22 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
22 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
20 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Olympic

BPOM Periksa Sampel Nasi Kotak PSI yang Buat Warga Koja Keracunan

BPOM Periksa Sampel Nasi Kotak PSI yang Buat Warga Koja Keracunan
Seorang warga menunjukkan nasi kotak pemberian partai PSI. (Foto: Kompas)
Kamis, 28 Oktober 2021 04:00 WIB

JAKARTA - Kepala Suku Dinas Kesehatan (Kasudin) Jakarta Utara Yudi Dimyati mengatakan sampel nasi kotak Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menyebabkan puluhan warga Koja, Jakarta Utara keracunan, tengah diperiksa oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Iya sudah diperiksa BPOM, tapi hasilnya belum disampaikan oleh BPOM," kata Yudi saat dihubungi, Rabu (27/10).

Yudi menyampaikan pihak BPOM mendatangi lokasi warga untuk mengambil sampel makanan pada Selasa (26/10) lalu. Menurutnya, jika hasil pemeriksaan telah keluar, pihaknya bakal diinformasikan oleh BPOM. "Kami nunggu juga dari BPOM. Kita diinfokan. Dulu juga pernah kejadian, makanan kadaluarsa, BPOM turun dan kita diinfokan juga," katanya.

Sebelumnya, puluhan warga RW 006, Kelurahan Koja, Jakarta Utara mengalami keracunan diduga karena menyantap nasi kotak berlogo PSI, pada Minggu (24/10). Hingga Selasa, setidaknya masih ada lima orang yang dirawat di rumah sakit imbas kejadian itu.

PSI sudah buka suara terkait kejadian itu. Ketua DPW PSI Jakarta, Michael Sianipar mengatakan pihaknya tidak membuat makanan yang dibagikan dalam bentuk ricebox tersebut. Ia pun menyampaikan permohonan maaf atas kejadian itu.

PSI mengklaim telah mendalami pemilik warung yang membuat makanan tersebut. Pemilik warung, kata dia, sudah menyampaikan permohonan maaf baik kepada PSI maupun kepada warga-warga yang keracunan makanan. "Kami akan memastikan hal serupa tidak terjadi," katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww