Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
23 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
23 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
3
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
23 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
4
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
23 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Ngaku Capek Mecatin Kader PDIP, Megawati: Yang Ndak Senang, Tolong Segera Mundur Sendiri

Ngaku Capek Mecatin Kader PDIP, Megawati: Yang Ndak Senang, Tolong Segera Mundur Sendiri
Ketua Umum PDIP, Megawati Soeakarnoputeri. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 29 Oktober 2021 09:00 WIB

JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menegaskan anggota partai dan kader-kadernya agar taat pada aturan yang mengikat. Jika tidak suka, dipersilakan mundur.

Hal itu ditegaskan Megawati saat memberikan pidato di Peringatan Hari Sumpah Pemuda serta rangkaian acara peresmian Prasasti Taman UMKM Bung Karno, dan Penandatanganan 16 Kantor Partai yang diikuti oleh kader PDIP melalui virtual, Kamis sore (28/10).

Megawati mengatakan, partai merupakan organisasi politik. Ketika masuk menjadi anggota partai, maka harus mentaati semua aturan partai yang ada. "Kita yang masuk menjadi anggota partai, ya harus, harus, harus, tiga kali taat kepada aturan partai yang mengikat. Melalui apa? Anggaran dasar dan rumah tangga," ujar Megawati.

Megawati menyatakan, dirinya sebagai Ketum PDIP merupakan orang yang bertanggung jawab atas aturan partai. "Jadi kalau anda tidak loyal, atau ya tidak mau menjalankan tugas-tugas partai, ya jangan jadi orang partai," tegasnya.

Sampai sekarang ini, Megawati mengaku sudah sering mengingatkan sejumlah kader yang tidak taat ada aturan partai untuk hengkang dari artai berlambang banteng moncong putih. "Mereka kalau ndak suka lagi sama PDI Perjuangan, silakan mengundurkan diri. Daripada saya capek pecat-pecat, mengundurkan diri saja, udah selesai. Itu hak kalian. Daripada saya pecati," tegas Megawati.

Megawati pun mengaku heran dengan pihak-pihak yang telah dipecat melakukan gugatan ke pengadilan. "Saya suka ketawa. Sudah tahu ada aturannya, kenapa sih enggak dijalankan," katanya.

Padahal sambung Megawati, AD/ART merupakan hasil kongres partai yang dihadiri seluruh kader PDIP, dan menjadi keputusan mutlak semua anggota partai yang diserahkan kepada dirinya sebagai Ketua Umum terpilih.

"Jadi jangan di balik-balik. Selalu terus kalau sudah saya, pak Sekjen digugat, digugat karena katanya menyalahi. Loh kok menyalahi, aturannya ada. Jangan di balik-balik loh ya," tuturnya.

Jadi apabila ada kader yang tidak senang dengan aturan yang ada di PDIP, di hari sumpah pemuda ini Megawati menantang mereka untuk segera mundur dari keanggotaan partai. "Lebih gampang begitu. Karena sampai hari ini insyaallah kalau ada gugatan kami menang, bukan saya yang menang loh, partai menang," ujarnya.

"Kenapa? Karena menuruti anggaran dasar rumah tangga. Bukannya hanya saya main pecat sembarangan," tutup Mega.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww