Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
18 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
20 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
19 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
18 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
9 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Olympic

Disamakan dengan Kelelawar Malam, Jadi Alasan Kapolda Metro Bubarkan Tim Jaguar hingga Raimas Backbone

Disamakan dengan Kelelawar Malam, Jadi Alasan Kapolda Metro Bubarkan Tim Jaguar hingga Raimas Backbone
Tim Raimas Backbone. 9foto: Istimewa)
Minggu, 31 Oktober 2021 19:30 WIB

JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengakui ada kesalahan mendasar pada satuan Sabhara sehingga hanya seperti kelelawar malam. Fadil akan membubarkan tim kelelawar malam tersebut menjadi polisi yang bertugas malam hari .

"Minggu depan saya mau kumpulkan Tim Sabhara ini biar mereka tidak jadi kelelawar di malam hari. Dia tugasnya hanya jam 10 malam sampai 5 subuh muter-muter mengamankan Ibu Kota. Jadi dia tugasnya hanya jadi polisi di malam hari dan bawa senjata," kata Fadil kepada wartawan di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Sabtu (30/10/2021).

Dia mengakui bahwa pembubaran terhadap satuan tersebut karena terjadi kesalahan yang sejak awal. Kesalahan tersebut yakni tidak memberikan pendidikan dan membuat standar mendasar operasi. "Ini salah kita juga karena tidak latih mereka, tidak mendidik mereka tidak membuat spek mendasar dan spek peralatan," ucapnya.

Nantinya, Fadil akan memberikan pelatihan khusus dan membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) agar tidak ada lagi tim Jaguar, Cobra, Raimas Backbone dan lain sebagainya.

"Saya rencananya akan mengumpulkan patroli roda dua, nanti akan berikan pelatihan khusus dan akan disiapkan helmnya, kendaraannya, senjatanya," tegasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, DKI Jakarta
wwwwww