Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
18 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
17 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Beladiri

Perkosa Anak di Bawah Umur 10 Kali, Pria di Aceh Utara Dibekuk PolisI

Perkosa Anak di Bawah Umur 10 Kali, Pria di Aceh Utara Dibekuk PolisI
Seorang pria di Aceh Utara ditangkap polisi karena memperkosa anak di bawah umur sebanyak 10 kali, sedangkan satu pria lainnya ditangkap karena melakukan pemerasan disertai ancaman yang didahului dengan persetubuhan. (Foto: Dok. Polres Aceh Utara)
Minggu, 31 Oktober 2021 00:25 WIB

BANDA ACEH - Personel Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Aceh Utara menangkap pria berisinial SY (32) yang diduga memperkosa seorang anak di bawah umur sebanyak 10 kali. Korban remaja berusia 17 tahun merupakan kenalan tersangka melalui media sosial.

"Korban merupakan kenalan tersangka SY yang berkenalan melalui medsos, dan mengatakan bahwa awal mula kejadian tersebut bermula saat SY menyuruh korban untuk menemuinya di ladang coklat di daerah Kecamatan Cot Girek," ujar Kasat Reskrim Polres Aceh Utara, Iptu Noca Tryananto, dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/10).

Noca menjelaskan, pemerkosaan yang dilakukan tersangka SY sebanyak 10 kali itu dengan mengancam korban jika tidak menuruti kemauannya, maka akan diberitahukan kepada keluarga korban bahwa mereka sudah melakukan hubungan suami istri hingga keluarga korban malu. "Ketika korban meminta pertanggungjawaban dari tersangka, SY berjanji akan bertanggung jawab dengan bujuk rayu bahwa akan dinikahi dengan mahar 10 mayam emas dan uang tunai sejumlah 10 juta rupiah," sebutnya.

Ia mengatakan, aksi bejat tersebut akhirnya diketahui oleh ibu korban bersama masyarakat mencari anaknya dan menemukan korban bersama SY di kebun coklat yang tidak jauh dari rumah korban. "Korban mengakui perbuatan tersangka yang harus menuruti nafsu tersangka di tempat itu dengan kejadian yang berulang sebanyak 10 kali," jelas Noca.

Setelah kejadian itu, lanjut Noca, ibu korban membawa pulang anaknya dengan kondisi yang trauma dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Aceh Utara. Personel Sat Reskrim Polres Aceh Utara juga menangkap pria berinisial FI (27) atas dugaan tindak pidana pemerasan disertai ancaman yang didahului dengan persetubuhan.

Noca menyebut FI ditangkap bermula dari laporan kakak kandung korban. Kasus tindak pidana yang dilakukan FI berupa pemerasan disertai ancaman yang didahului dengan persetubuhan yang terjadi di Kecamatan yang sama yaitu Cot Girek, namun lokasi dan waktunya berbeda.

"FI ditangkap melalui laporan dari kakak kandung korban karena melakukan tindakan pidana pemerasan disertai ancaman yang didahului dengan persetubuhan dengan korban UM (19). Tersangka dikenakan Pasal 285 Jo Pasal 368 Jo Pasal 369 KUHP dengan ancaman kurungan paling lama 12 tahun," ujar Noca.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Aceh
wwwwww