Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
23 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
17 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
17 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
17 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
16 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Nasional

Antisipasi Ledakan Kasus Covid-19 pada Tahun Baru, Masyarakat Diwanti-wanti Tak Euforia

Antisipasi Ledakan Kasus Covid-19 pada Tahun Baru, Masyarakat Diwanti-wanti Tak Euforia
Ilustrasi virus corona penyebab penyakit Covid-19. (gambar: ist./pixabay)
Senin, 01 November 2021 20:37 WIB
YOGYAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito, mewanti-wanti seluruh pihak agar tidak terlalu euforia seiring membaiknya seluruh indikator penanganan Covid-19. Hal itu Ia sampaikan di sela kunjungan kerja ke Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (1/11/2021).

Berkaca dari tahun baru lalu, yaitu pada awal Januari 2021, ledakan kasus penularan Covid-19 sempat terjadi. Menurut Tito, tingginya mobilitas dan banyaknya kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan dalam periode libur Natal dan tahun baru jadi faktor penyebab. "Untuk itu, agar tak terulang, kejadian seperti itu perlu diantisipasi dengan baik," ujarnya.

"Kita tidak ingin (terjadi kembali). Arahan Bapak Presiden, beliau tidak ingin mengulangi, jangan sampai terjadi ledakan (kasus penularan Covid-19)," sambung Mendagri.

Menurut Mendagri, Indonesia harus mempertahankan pengendalian pandemi yang sudah berjalan dengan baik. Seperti diketahui, berdasarkan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, Indonesia masuk sebagai negara risiko rendah penyebaran Covid-19 dengan kategori level 1. Dalam website resminya, mereka mencantumkan kategori Level 1: Covid-19 Low untuk Indonesia.

"Kita adalah negara yang low, enggak banyak negara yang low, untuk sekelas Indonesia yang (memiliki) 270 juta penduduk itu bisa masuk kategori low, itu luar biasa," tuturnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Nasional, SEA Games, DKI Jakarta
wwwwww