Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
21 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
21 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
20 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
21 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Hillary Brigitta Lasut: Generasi Muda Bisa Jadi Pahlawan Sambil Rebahan

Hillary Brigitta Lasut: Generasi Muda Bisa Jadi Pahlawan Sambil Rebahan
Diskusi empat pilar MPR RI bertajuk "Menanamkan Karakter Kepahlawanan pada Generasi Muda" di Media Center DPR RI, Senin (1/11/2021). (Foto: GoNews.co)
Senin, 01 November 2021 23:35 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Anggota MPR RI Hillary Brigitta Lasut mengatakan bahwa generasi muda dapat menjadi pahlawan dengan berbagai cara. Pernyataan itu disampaikan Hillary ketika menjadi pemateri dalam diskusi empat pilar MPR RI bertajuk "Menanamkan Karakter Kepahlawanan pada Generasi Muda" di Media Center DPR RI, Senin (1/11/2021).

"Kita mulai menyadari bahwa di dalam kita ada power, ada power untuk bisa menjadi hero baik bagi bangsa dan negara maupun kehidupan bermasyarakat. Saat ini anak-anak muda untuk menjadi pahlawan, bahkan sambil rebahan, pakai jempol saja. Mereka juga bisa jadi pahlawan dengan ikut terlibat dalam keputusan strategis pemerintahan, bahkan hanya dengan ujung jari saja," kata Brigitta.

Brigitta berharap anak muda berani dalam menyuarakan aspirasinya demi kemajuan bangsa dan negara. "Karena walaupun ada kesempatan, ada fasilitas, tetapi tidak ada keinginan, tidak tahu apa itu kebenaran, dan tidak punya keberanian untuk menegakkan keadilan, tentunya akan sia-sia," kata politisi Partai NasDem tersebut.

Dalam diskusi yang sama, Anggota DPR RI Jaylika Maharani mengingatkan supaya anak muda dapat memanfaatkan keistimewaannya untuk berkontribusi terhadap kepentingan bangsa. "Kita, yang saya rasa memiliki banyak privilege ya, di usia kita yang produktif, dengan segala kemajuan teknologi informasi dan komunikasi itu harusnya bisa menunggangi itu untuk bisa berbuat lebih untuk bangsa ini," kata Jaylika.

Meski begitu, Jaylika mengatakan, kemudahan teknologi informasi jangan sampai menggerus rasa nasionalisme dan kepahlawanan bagi anak muda. "Jadi walaupun mau diterjang oleh arus globalisasi dan sebagainya, dengan adanya empat pilar dalam diri kita itu, kita akan menjadi masyarakat Indonesia khususnya pemuda pemudi yang berkarakter," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI Sjariefudin Hasan menilai, anak muda Indonesia memiliki kapabiltas untuk menyelesaikan permasalahan bangsa. Atas dasar itu, dia mengimbau agar pemerintah mempercayakan banyak hal kepada anak muda.

"Orang muda itu adalah orang yang kuat, orang yang enerjik, dan orang yang betul-betul tahan banting. Orang yang tahan menghadapi segala macam tantangan, termasuk bagaimana membangun bangsa ini ke depan. Jadi kalau ingin bangsa ini ke depan lebih bagus, serahkan saja kepada anak muda," kata politisi Partai Demokrat itu.***

wwwwww