Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
20 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
23 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
18 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
21 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
6
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
18 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Home  /  Berita  /  Nasional

Bertemu Bill Gates, Erick Thohir Bahas Peluang Kerjasama Pengembangan Vaksin

Bertemu Bill Gates, Erick Thohir Bahas Peluang Kerjasama Pengembangan Vaksin
Pengusaha Amerika Serikat Bill Gates (kiri), Menteri BUMN RI Erick Thohir (kanan). (foto: ist. via antara)
Kamis, 04 November 2021 09:19 WIB
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia Erick Thohir melalui akun resmi Instagram-nya @erickthohir sebagaimana dikutip di Jakarta, Kamis (4/11/2021) mengungkapkan, dirinya sempat bertemu langsung dengan pengusaha Amerika Serikat Bill Gates dan membahas minat Gates Foundation untuk bekerjasama dengan Biofarma dalam alih teknologi pengembangan vaksin mRNA.

"Mewakili Presiden Joko Widodo untuk bertemu dengan pengusaha Amerika Serikat, Bill Gates, bersama Bapak Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Ibu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Selain berdiskusi mengenai isu perubahan iklim, kami juga membahas minat Gates Foundation untuk bekerja sama dengan Biofarma dalam alih teknologi pengembangan vaksin mRNA," ujar Erick dikutip dari Antaranews.com.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) itu mengungkapkan, peningkatan teknologi dalam pembuatan vaksin khususnya Covid-19 sangat penting dilakukan jika Indonesia ingin menjadi hub atau pusat dari produksi vaksin dunia.

Saat ini Bio Farma sudah memiliki dan menguasai teknologi produksi vaksin dengan metode inactivated virus dan teknologi protein rekombinan. Pemerintah, kata Erick, sudah memberi dukungan dana untuk meningkatkan teknologi seperti metode mRNA dan viral vector.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Nasional, SEA Games, DKI Jakarta
wwwwww