Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
9 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
9 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
10 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
10 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Kebijakan Pengendalian Covid-19 Harus Waspadai Ledakan Kasus di Sejumlah Negara

Kebijakan Pengendalian Covid-19 Harus Waspadai Ledakan Kasus di Sejumlah Negara
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. (Foto: Istimewa)
Minggu, 07 November 2021 22:50 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Negara-negara yang masih mengalami ledakan kasus positif Covid-19 harus menjadi perhatian dalam upaya pengendalian penyebaran virus korona di Tanah Air. Semangat membuka pariwisata bagi turis asing jangan sampai mengabaikan ancaman masuknya virus korona dari sejumlah negara yang masih mengalami ledakan kasus Covid-19.

"Ledakan kasus (positif Covid-19) di sejumlah negara asal wisatawan seperti di eropa dan beberapa negara tetangga diharapkan mendapat perhatian khusus dalam sejumlah kebijakan pembukaan kembali kegiatan masyarakat di Tanah Air, seperti di sektor pariwisata," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Minggu (7/11/2021).

Sejumlah pemberitaan menyebutkan kasus Covid-19 di Eropa melonjak 50% pada bulan lalu sehingga benua tersebut kembali menjadi episentrum pandemi. Meski ketersediaan vaksin melimpah, penyerapannya di beberapa negara rendah. Demikian halnya di Singapura yang hingga akhir bulan lalu kasus positif Covid-19 juga melonjak tajam, meski persentase warga yang divaksin memadai.

Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, kemungkinan virus menginfeksi kembali di saat imunitas tubuh terhadap virus korona mulai turun, peluangnya besar seperti yang terjadi di sejumlah negara. Oleh karena itu, lanjutnya, peristiwa di Eropa dan Singapura harus menjadi perhatian kita bersama dalam setiap menerapkan kebijakan pengendalian Covid-19 di Tanah Air.

Jangan sampai, tegasnya, semangat mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) mengabaikan ancaman masuknya virus korona dari sejumlah negara yang masih mengalami ledakan kasus positif Covid-19.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu juga mengatakan, yang terjadi di sejumlah negara tersebut harus menjadi bahan pembelajaran bagi para pemangku kepentingan dan masyarakat. Disiplin menjalankan protokol kesehatan dan konsisten melakukan testing dan tracing harus menjadi komitmen bersama yang tidak boleh diabaikan.

Dengan ancaman paparan Covid-19 yang terus ada, ujar Rerie, berbagai kebijakan pembukaan kembali kegiatan masyarakat di area publik diharapkan tetap mengantisipasi ancaman tersebut. "Jangan sampai terjadi lonjakan penyebaran Covid-19 akibat kelalaian kita melakukan pencegahan di tengah semangat untuk membangkitkan perekonomian dari keterpurukan," tegasnya.***

wwwwww