Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
10 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
10 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
11 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
12 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
11 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
7 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Sean Gelael Akhirnya Raih Posisi Kedua di Ajang Dunia FIA World Endurance Championship 2021

Sean Gelael Akhirnya Raih Posisi Kedua di Ajang Dunia FIA World Endurance Championship 2021
Pembalap muda Indonesia Sean Gelael berhasil meraih posisi ketiga di ajang balap dunia ketahanan 8 jam nonstop kelas LMP2 FIA World Endurance Championship (WEC) 2021 di Bahrain, Sabtu (6/11) semalam. (Foto: Istimewa)
Minggu, 07 November 2021 22:47 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

BAHRAIN - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengapresiasi serta bangga atas prestasi pembalap muda Indonesia Sean Gelael bersama Tim JOTA Jagonya Ayam KFC Indonesia yang berhasil meraih posisi ketiga di ajang balap dunia ketahanan 8 jam nonstop kelas LMP2 FIA World Endurance Championship (WEC) 2021 di Bahrain, Sabtu (6/11) semalam.

Sehingga, setelah menyelesaikan enam seri balapan, Sean Gelael dan dua pebalap Tim JOTA Jagonya Ayam KFC Indoensia Stoffel Vandoorne dan Tom Blomqvist, secara keseluruhan menjadi juara kedua dalam LMP2 FIA World Endurance Championship  musim ini.

"Walau sudah berusaha keras dan bahkan menjadi top performer bagi JOTA Jagonya Ayam KFC Indonesia pada balapan terakhir, Sean Gelael mesti puas menjadi runner-up kelas LMP2 FIA WEC 2021. Bagi Sean ini pencapaian luar biasa mengingat ini tahun pertamanya ikut FIA WEC semusim penuh," ujar Bamsoet usia menyaksikan langsung balapan seri terakhir FIA WEC 2021 di Sirkuit Sakhir, Bahrain, Sabtu (6/11/21).

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, seri pamungkas FIA WEC, 8 Hours of Bahrain, diharapkan menjadi saksi lahirnya juara LMP2 dari Indonesia. Sean dan JOTA Jagonya Ayam KFC Indonesia masih berpeluang menjadi juara karena hanya berselisih lima poin dari pimpinan klasemen, Tim WRT dari Belgia.

"Namun, balapan panjang dan melelahkan di Sirkuit Sakhir tersebut belum menjadi tempat manis bagi Sean dan JOTA No.28 dari Indonesia. Dengan target finis di depan Tim WRT No.31, Sean dan Tim JOTA No.28 hanya bisa finis di posisi tiga. Sehingga, Tim WRT dari Belgia menyabet kemenangan sekaligus gelar juara FIA WEC 2021," kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini memaparkan, capaian Sean Gelael di FIA WEC 2021 merupakan pencapaian terbaik dan tertinggi di ajang balap internasional yang diakui FIA. Terlebih, Sean mengakhiri FIA WEC dengan usaha yang luar biasa pada balapan terakhir.

"Start dari posisi 9, Sean langsung naik dua posisi. Setelah itu dia beberapa kali menyusul pebalap lain, sehingga sebelum dia diganti Stoffel Vandoorne, posisi JOTA No.28 sudah ada di P4," jelas Bamsoet.

Ketua Umum Pengurus Besar Keluarga Olahraga Tarung Derajat (PB KODRAT) ini menuturkan, aksi hebat Sean adalah ketika dia menyusul Philip Hanson yang mengendarai mobil juara bertahan, United Autosports USA No.22. Bukan hanya sekali, bahkan dua kali.

"Itu bisa terjadi karena setelah menyusul yang pertama Sean terlibat insiden di tikungan 11 dengan para pebalap GTE, yang membuat posisinya melorot. Dan saat recovery posisi itulah Sean menyusul Hanson lagi," urai Bamsoet.

Ketua Umum IMI Pusat ini menambahkan, balapan uji ketahanan FIA WEC tidaklah mudah. Balapan internasional ini tidak hanya menguji performa kendaraan balap yang digunakan. Tetapi, sekaligus menguji ketahanan fisik dan mental para pembalapnya. 

"Bagi bangsa Indonesia tentu suatu kebanggaan pembalap mudanya bisa bertarung dan menempati posisi kedua di FIA WEC 2021. Apalagi, Sean Gelael merupakan pembalap Indonesia pertama yang meraih prestasi gemilang di ajang FIA WEC 2021. Selamat buat Sean dan tim JOTA Jagonya Ayam KFC Indonesia," pungkas Bamsoet.***

wwwwww