Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
18 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
19 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
19 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
19 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
17 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
9 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  PON

3 Perempuan Peneliti dari BRIN Diterima FWIS 2021

3 Perempuan Peneliti dari BRIN Diterima FWIS 2021
Ilustrasi perempuan peneliti. (foto: ist./pixabay)
Kamis, 11 November 2021 12:42 WIB
JAKARTA - Kepala Pusat Riset Bioteknologi BRIN Ratih Asmana Ningrum dalam keterangan di Jakarta, Kamis (11/11/2021) menyatakan, dirinya berharap penghargaan internasional yang baru saja didapat peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dapat memicu semangat para peneliti perempuan.

Pernyataan Ratih, merujuk pada diraihnya penghargaan L'Oreal-UNESCO for Women in Science 2021 oleh tiga peneliti perempuan dari BRIN. Mereka adalah Peni Ahmadi dari Pusat Riset Bioteknologi untuk kategori life science, Fransiska Sri Herwahyu Krismatuti dari Pusat Riset Kimia dan Febty Febriani dari Pusat Riset Fisika untuk kategori Non-Life Sciences.

"Penghargaan ini diharapkan pula akan menjadi titik awal bagi sivitas yang bersangkutan untuk berprestasi lebih tinggi di masa yang akan datang dan menjadi penyemangat bagi para perempuan peneliti lainnya di pusat riset bioteknologi," kata Ratih sebagaimana dikutip GoNEWS.co.

Antara melansir, Program For Women in Science (FWIS) diluncurkan di seluruh dunia sebagai bentuk dukungan bagi para ilmuwan perempuan yang bergerak di bidang ilmu pengetahuan.

Kategori bidang ilmu L'Oreal-UNESCO FWIS 2021 meliputi Life Sciences dan Non-Life Sciences (Ilmu Material, Ilmu Bumi, Teknik, Ilmu Komputer, Matematika, Kimia, Fisika).

Syarat penerima atau fellowship FWIS adalah perempuan, berusia maksimal 40 tahun per 30 November 2021, berpendidikan S3 atau sedang menjalani pendidikan S3. Proposal riset yang diajukan harus berdampak strategis bagi negara, berkelanjutan, dan menghasilkan kerjasama.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:antaranews.com
Kategori:PON, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww