Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
24 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
17 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
15 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
24 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Sinergi Dekranasda dengan Korpri Sejahterakan Masyarakat Sultra

Sinergi Dekranasda dengan Korpri Sejahterakan Masyarakat Sultra
Ketua DPKN Korpri Prof Zudan Arif Fakrullah memberi paparan pengembangan Deskranasda Sultra saat meresmikan Rakorda Deskranasda Sultra 2021 di Kendari, Senin (15/11/2021). (foto: ist.)
Senin, 15 November 2021 12:04 WIB
JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengungkap peluang kolaborasi Dekranasda dengan Korpri. Hal itu Ia sampaikan saat menerima kehormatan untuk membuka Rakerda Dekranasda Sultra di Kendari, Senin (15/11/2021).

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Dekranasda Sultra yang juga Sekda Prov. Sultra, Nur Endang Abbas dan sejumlah pejabat lain.

Dalam kesempatan itu, Zudan memaparkan, Korpri punya anggota 4,2 juta ASN yang bisa menjadi peluang pasar bagi produk dari industri anggota Dekranasda. Secara umum, konsumen adalah titik hilir dari bisnis tak terkecuali industri kerajinan.

Di titik tengah, pemerintah bisa mengambil peran dukungan dengan menyiapkan regulasi yang sehat agar industri kerajinan daerah mampu berkembang dengan baik.

"Ini intinya adalah kolaborasi bekerja bersama sebagai tim. Di dalamnya Pemda ikut mendukung. Ini akan menjadikan Provinsi Sultra maju bersama," kata Zudan.

Sementara di titik hulu, umumnya adalah soal permodalan. "Bisa tidak bank memberikan skema khusus, misalnya cicilannya tiap dua bulanan?" kata Zudan. Mengenai ini, Zudan merujuk pada pengalamannya sebagai Pj Gubernur Gorontalo dimana Ia menemukan bahwa para pengrajin tak semuanya menerima pemasukan setiap bulan.

Atas semua paparan Zudan tersebut, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sultra yang juga menjabat Sekda Sultra menyatakan ungkapan terima kasihnya."Terima kasih atas masukannya, Prof. Semogo bisa makin meningkatkan daya saing produk kerajinan menuju Sultra sejahtera," katanya. ***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Voli, Sulawesi Tenggara
wwwwww