Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
20 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
21 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
19 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Kejelian Tangerang Hawks Memilih Pemain Asing

Kejelian Tangerang Hawks Memilih Pemain Asing
Richard Ross (Dok. iblindonesia)
Rabu, 17 November 2021 10:29 WIB
Penulis: Azhari Nasution
TANGERANG - Tangerang Hawks cukup jeli dalam menentukan pilihannya di IBL Draft 2021 Foreign Players. Sebab dua pemain asing yang dipilih, entah sengaja atau tidak punya latar belakang yang menarik. Salah satunya adalah Richard Ross.

Ross menjadi pilihan pertama Hawks di IBL Draft 2021. Sementara Adam Eugene Drexler jadi pilihan kedua mereka. Seperti yang kita tahu bahwa Adam merupakan putra dari legenda NBA, Clyde Drexler. Sementara Ross, ternyata punya pengalaman yang unik. Dia pernah satu tim dengan pemain naturalisasi Indonesia, Lester Prosper.

Ross merupakan jebolan Old Dominion University. Dia membela tim basket Old Dominion Monarchs selama tahun 2011 hingga 2015, dan tampil di NCAA Divisi 1. Dalam 128 penampilan, Ross diturunkan sebagai starter sebanyak 91 kali. Dia mencetak rata-rata 7,7 PPG dan 5,7 RPG. Musim terbaiknya terjadi pada 2013-14, dimana dia mencetak 9,9 PPG dalam 36 pertandingan.

Pemain setinggi 198 cm tersebut tidak lolos Draft NBA, dan langsung merantau ke Australia. Dia bermain di NBL 1 West membela tim Joondalup Wolves. Pada tahun 2019, Ross bermain untuk klub Cona bernama Anhui Oriental Dragons, lalu di tahun yang sama dia direkut oleh klub PBA, Rain or Shine Elastopainters di Governor's Cup. Di laga pertamanya, Ross mencetak 20 poin, 8 rebound, 4 assist dalama 28 menit.

Ternyata ini yang lebih menarik. Ross pada tahun 2021 dikontrak oleh Helcones de Xalapa, Meksiko, dan bermain di Liga Nacional de Beloncesto Profesional (LNBP). Dalam roster tersebut ada Lester Prosper yang sudah menjadi pemain naturalisasi Indonesia. Ross mencetak 4,0 PPG dan 2,0 RPG.

Dengan usia 29 tahun, Ross punya pengalaman bermain di liga Asia dan Australia. Sehingga diharapkan dia bisa cepat beradaptasi dengan tim asuhan Efri Meldi, dan membantu mereka mewujudkan target klub tersebut. Kita nantikan pernampilan Richard Ross di musim 2022. ***

wwwwww