Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
24 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
24 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
3
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
24 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
24 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Indonesia Masters 2021

Greysia/Apriyani Hanya Butuh Waktu 36 Menit

Greysia/Apriyani Hanya Butuh Waktu 36 Menit
Greysia Polii/Apriyani Rahayu. (Foto: Humas PP PBSI-Indonesia)
Kamis, 18 November 2021 22:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NUSA DUA - Setelah menang bye pada pertandingan  babak pertama, ganda putri andalan Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu sukses melaju ke perempatfinal Turnamen Bulutangkis Indonesia Masters 2021.

Juara Olimpiade Tokyo 2020 ini tanpa menemui kesulitan menundukkan duet Spanyol, Clara Azurmendi/Beatriz Corrales. Hanya selama 36 menit, Greysia/Apriyani menang 21-17, 21-9 di Bali International Convention & Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Kamis (18/11/2021) malam.

"Hari ini kami baru memulai pertandingan. Pasti sedikit banyak ada hal untuk menyesuaikan diri dengan situasi yang berbeda di tengah lapangan," ujar Greysia usai tanding.

Baginya, setiap pertandingan punya kesulitannya sendiri dan ada perasaan berbeda setiap kali tampil. "Puji Tuhan kami bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera apa pun," imbuhnya.

Sedangkan Apriyani mengaku, melihat penampilannya setelah Olimpiade Tokyo lalu, dirinya menjadi semakin percaya diri. Dia termotivasi untuk tampil maksimal, apalagi bertanding di depan publik sendiri.

"Alhamdulilah, kami bisa menang. Saat ini mind set-nya lebih kepada motivasi yang terus bertambah. Apalagi bermain di Indonesia. Semoga jadi lebih baik lagi nantinya. Jadi mohon doanya," sebut Apriyani.

Mengenai tidak adanya penonton sebagai konsekuensi sistem bubble ini, duet unggulan kedua ini mengaku perlu adaptasi saja. "Tak ada penonton, pastinya sangat berpengaruh. Situasi yang ada pasti beda. Tapi tanpa penonton tidak jadi alasan untuk menurunkan kualitas permainan. Kita harus beradaptasi secepat mungkin," kata Greysia.

Ketika ditanya soal banyaknya pemain tuan rumah yang berguguran, Greysia/Apriyani kompak menegaskan tidak terganggu dengan situasi tersebut. Bagi mereka, lebih penting fokus ke pertandingan ke depan.

Pada babak delapan besar, Greysia/Apriyani akan menghadapi Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai. Pasangan non unggulan asal Thailand ini sebelumnya berhasil menghentikan laju unggulan ketujuh asal Jepang, Mayu Matsumoto/Ayako Sakuramoto. ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww