Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
12 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
12 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
12 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
12 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
12 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Indonesia Masters 2021

Soal Kegagalan Praveen/Melati, Nova: Seolah Tidak Ada Daya Juang

Soal Kegagalan Praveen/Melati, Nova: Seolah Tidak Ada Daya Juang
Praveen Jordan/Melati Dava Oktavianti. (Foto: Humas PP PBSI-Indonesia)
Kamis, 18 November 2021 16:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NUSA DUA -  Pelatih ganda campuran Indonesia, Nova Widianto kecewa dengan kegagalan pasangan ganda campuran unggulan dua tuan rumah Indonesia, Praveen Jordan/Melati Dava Oktavianti di Turnamen Bulutangkis Indonesia Masters 2021. Nova menilai penampilan anak didiknya yang bertanding seolah tanpa ada daya juang.

"Terus terang saya kecewa dengan penampilan mereka. Seolah tidak ada daya juang. Sebagai tuan rumah harusnya bertanding maksimal. Soal menang atau kalah itu biasa. Yang penting fight dulu di lapangan. Ini kan tidak," ujar Nova di Nusa Dua, Bali, Kamis (18/11/2021).

Dia menambahkan, Praveen/Melati bertanding seperti tidak ada tanggung jawabnya untuk Indonesia. Selain itu juga tidak menghargai pelatih.

"Padahal lawan yang dihadapi itu levelnya dua tingkat di bawah mereka. Harusnya bisa menang," imbuh Nova yang juga mantan pemain ganda campuran andalan Indonesia itu.

Lebih jauh Nova menegaskan, kalau memang ada masalah pribadi antara Praveen dan Melati, hendaknya diselesaikan di luar lapangan. Dengan demikian saat bertanding sudah tak ada lagi masalah yang mengganjal.

"Ini bukan masalah komunikasi. Mereka ada masalah yang harus diselesaikan. Jangan bawa masalah pribadi ke lapangan," ujar Nova.

Ketika disinggung solusi yang terbaik, juara Kejuaraan Dunia 2005 dan 2007 bersama Liliyana Natsir itu mengatakan yang bisa menyelesaikan adalah Praveen/Melati sendiri.

Menurut Nova, tim kepelatihan untuk sementara itu fokus dahulu pada pertandingan yang ada. Dirinya pun enggan terpengaruh dengan persoalan Praveen/Melati. ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww