Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

Lestari: Penyesuaian Level PPKM secara Nasional Langkah Strategis Kendalikan Covid-19

Lestari: Penyesuaian Level PPKM secara Nasional Langkah Strategis Kendalikan Covid-19
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. (foto: Istimewa)
Jum'at, 19 November 2021 00:24 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Peningkatan mobilitas masyarakat harus jadi perhatian. Penyesuain level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dalam upaya pengendalian Covid-19 merupakan langkah yang strategis.

"Dalam mengantisipasi ledakan Covid-19 di Tanah Air, berbagai strategi pengendalian harus dilakukan. Penyesuaian level PPKM menjelang libur Natal dan tahun baru adalah langkah yang strategis," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/11/2021).

Dapat koordinasi tingkat menteri yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Rabu (17/11/2021), diputuskan pemerintah akan menerapkan PPKM level 3 untuk seluruh wilayah Indonesia selama libur Natal 2021 dan tahun baru 2022. Kebijakan itu diambil untuk mencegah kerumunan dan mobilitas masyarakat dalam rangka pengendalian Covid-19.

Ia berharap kebijakan PPKM level 3 juga diberlakukan terhadap mobilitas manusia lintas batas negara dengan mempertimbangkan masih terjadinya ledakan kasus positif Covid-19 varian delta plus di Eropa dan sejumlah negara tetangga. Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, kebijakan menaikkan level PPKM itu merupakan langkah strategis yang harus dilaksanakan bersama agar upaya pengendalian penyebaran Covid-19 di berjalan dengan baik sesuai rencana.

Apalagi, ujarnya, dalam laporan mingguan pada 10 November 2021 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kembali memberikan peringatan adanya kenaikan mobilitas masyarakat di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa dan Bali. Berdasarkan catatan WHO, peningkatan mobilitas masyarakat terjadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan Banten. WHO juga mencatat, kenaikan mobilitas terjadi seperti sebelum pandemi.

Respon pemerintah terhadap potensi peningkatan mobilitas masyarakat yang lebih tinggi lagi menjelang libur Natal 2021 dan tahun baru 2022 dengan meningkatkan level PPKM di seluruh Indonesia, ujar Rerie, patut didukung oleh seluruh lapisan masyarakat.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berpendapat, di satu sisi peningkatan mobilitas masyarakat memang berpotensi menggerakkan roda perekonomian. Di sisi lain, upaya pengendalian Covid-19 yang terukur dan disiplin masih sangat diperlukan karena obat Covid-19 belum ada dan vaksinasi di Tanah Air belum merata.

Kondisi tersebut, ujar Rerie, menuntut kita untuk bersama-sama mengedepankan sikap kehati-hatian agar lonjakan kasus positif Covid-19 tidak terjadi lagi. Selain itu, tambahnya, juga perlu didorong sejumlah inovasi di sektor ekonomi dalam rangka beradaptasi terhadap berbagai perubahan yang terjadi.***

wwwwww